News Ticker

Kursus Bahasa di Jerman

Kuliah berbahasa Jerman, siapa takut?

Sudah menjadi rahasia umum kalau kuliah di Jerman dengan program pengantar berbahasa Jerman justru jauh lebih menarik dan menantang terutama calon mahasiswa master. Selain banyaknya variasi jurusan dan konsentrasi, kita juga bisa memilih kota dan Universitas yang kita tuju sesuai dengan kriteria kita. Akan tertapi untuk dapat diterima oleh Universitas tujuan tentunya kita memerlukan proses pendaftaran. Dari sekian banyak syaratnya kita harus memenuhi syarat minimum yang ditentukan oleh Universitas. Tentu saja syarat terpenting adalah kemampuan berbahasa Jerman yang mumpuni dan tingkat minimum C1 atau memiliki sertifikat bahasa DSH dengan tingkat DSH 2 atau Test DaF 4×4.

Untuk mencapai tingkatan ini sungguh bukan perkara mudah dan sepele. Karena kita dituntut untuk bisa berkomunikasi dan memahami bahasa Jerman pada tingkat akademis dan bahasa formal yang lebih rumit dengan bahasa sehari-hari. Cari terbaik yang banyak dilakukan adalah dengan Kursus bahasa Jerman di Jerman. Dari sekian banyak jenis sekolah bahasa, saya sedikit banyak mengetahui beberapa tipe sekolah bahasa yang ada dan beberapa sudah saya pernah ikut serta didalamnya.

  1. Sekolah bahasa Privat. Sekolah bahasa privat disini bukan kursus privat 1:1 atau satu guru satu murid. Tetapi lebih ditekankan adalah institusi sekolah bahasa milik swasta atau privat yang tidak dibiayai atau disubsidi. Terus terang saya secara pribadi tidak mengambil langkah ini karena biaya yang relatif mahal. Kisaran biaya kursus Intensiv atau dengan durasi jam mengajar kurang lebih 20 Jam seminggu bisa mencapai angka €300 per dua bulan. Fakta menarik dari beberapa kawan, harga tinggi ini sebanding dengan fasilitas dan kualitas pengajarannya seperti Goethe Institut di Jerman, yang notabene banyak direkomendasi oleh beberapa Universitas. Beberapa juga sangat mahal karena pihak sekolah bahasa menyediakan asrama yang sangat nyaman.
  2. Sekolah bahasa di Universitas. Salah satu pilihan menarik dan tawaran menarik dari pihak Universitas adalah sekolah bahasa di Universitas. Teman-teman bisa googling dengan kata kunci misal “DSH Vorbereitungssemester” atau “DSH Kurs <spasi>Universitas Tujuan. Contoh DSH Vorbereitungssemester Uni Jena atau DSH Kurs TU Dortmund. Nanti akan muncul beberapa di hasil pencarian. Saya berharap teman-teman membandingkan penawaran dari setiap Universitas. Karena harga bisa sangat berbeda jauh. Misal, di Universitas “A” teman-teman bayar lebih mahal atau sekitar €567 per semester blom termasuk “Studentsbeitrag” atau biaya kontribusi berupa Semester ticket dan biaya kemahasiswaan untuk dapat menggunakan Trasportasi gratis di kota dimana kalian tinggal dan ini bersifat wajib. Durasi total belajar dalam seminggu 16 Jam atau 20 jam tergantung Universitas. Ada juga yang sangat murah di Uni “B” dengan biaya setengah dari Uni “A” akan tetapi kalian tidak terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas tersebut dan tidak punya hak untuk mendapatkan fasilitas mahasiswa seperti Semester Ticket, Studentenwohnheim atau Student Dormitory. Perlu diingat bahwa sistem persiapan bahasa disini adalah bukan jaminan bakal diterima di jurusan yang kita kehendaki. Akan tetapi kita harus kembali mendaftar ketika pendaftaran dibuka.
  3. Sekolah bahasa di VHS (Volkshochschule). Adalah salah satu format sekolah bahasa yang sangat diminati dari sekian banyak peserta kursus bahasa Jerman di Jerman. Selain harganya yang sangat terjangkau, kualitas tetaplah prioritas utama. Format sekolah bahasa ini adalah satu yang menerima bantuan finanansial sehingga harganya cukup terjangkau jika dibandingkan dengan sekolah bahasa lainnya. Untuk program DSH-Kurs di VHS Aachen selama 4 bulan dengan durasi 3,5 Jam per hari senin sampe Jumat itu merupakan lebih dari cukup untuk sebuah sekolah bahasa tingkat lanjut. Biaya di VHS Aachen misalnya, selama 4 bulan kita cukup membayar sebesar €425 dan tidak akan ada komponen biaya tambahan. Dan pastinya kita tidak memiliki fasilitas berupa mahasiswa seperti semester ticket atau Studentenwohnheim. Tetapi metode pemebelajarannya cukup menarik dan interaktif, dan pastinya VHS selalu ada hampir setiap kota di Jerman jadi tidak perlu khawatir. Tinggal googling “DSH Kurs VHS Aachen” atau “DSH Kurs VHS Berlin” atau kota-kota tujuan lainnya.

Kira-kira kalian tertarik yang mana ya? opsi pertama, kedua atau ketiga semua sama, tinggal kalian mengatur dan kalkulasikan biaya yang nanti akan kalian keluarkan agar keuangan tidak terlalu terguncang. Jika ada pertanyaan silahkan komentar postingan ini. Insya Allah saya akan coba jawab apa yang teman-teman tanyakan.

Liebe Grüße aus Aachen

@indra_mtb

Last 5 posts by indrachen

2.00 avg. rating (54% score) - 1 vote
  • araitha

    Numpang tanya yak Kak…kalau mau ambil s2 disana apa harus ikut program bahasa dulu di Jerman?

  • Tergantung, kalo program Masternya bahasa pengantar bahasa Jerman setidaknya mengambil kursus di Jerman lagi agar telinga kita terbiasa. Tapi tidak wajib, tergantung kemampuan masing-masing. Mereka yang dulunya S1 jurusan Germanistik di UI atw pendidikan bahasa Jerman di UPI misalnya mereka ga perlu ambil kursus bhasa Jerman lagi di jerman karena bahasa Jerman mereka sudah siap untuk mengikuti perkuliahan.

    Kalo program bahasa Inggris jelas ga perlu sih, tapi sangat disarankan ambil kursus bahasa Jerman lagi di jerman biar bisa bergaul dengan orang jerman dan ga kagok ketika berurusan dengan orang Jerman yang tidak mau berkomunikasi bahasa Inggris…

  • bens

    saya nunggu postingan tentang DSH mas..hehe

    • wahidyankf

      Halo bens… mungkin masih agak lama postingan tentang DSH nya.. masih sibuk persiapan ini itu soalnya.. tapi nanti insya allah kalau sempat saya coba pos.. 😀

  • Hallo bens,

    Terima kasih atas responnya, saya sudah meminta beberapa teman yang pengalaman tentang soal ini. Tapi belum ada respon mungkin ybs sedang sibuk dengan Hausarbeit nya. Jadi sabar yak. Nanti kami tampilkan ulasannya… oke…

    • bens

      oke deh mas..
      saya tunggu pembahasan tentang DSH
      saya mau nanya , berapa lama ya persiapan DSH itu ??

      • Persiapan DSH itu durasinya tergantung sejauh mana kemampuanmu dulu menguasai Mittelstufe B2 sampai mana. Kalo B2 nya benar-benar menguasain pasti ga sulit dan cukup satu Semester. Kalo B2 pas-pasan Mending ulang B2 di Jerman lagi baru ambil DSH-Kurs. Karena DSH itu adalah kumpulan Grammatik semua Level dan orang Jerman pun kadang-kadang suka bingung kalau Kita kasi soal DSH.
        Indikatornya. Kerjain soal DSH tersulit kaya punya Uni Jena atau Modelltest soal DSH Uni yg mau kamu ikutin, Kalau dapat keseluruhan 67% baru ikut testnya….Ulasannya Nanti ya kami bikin setelah Kita dapat DSH. 😀

        • bens

          Di indo saya b1 dan desember ini saya baru ujian ZD..
          ada saran ga mas ?? sebaiknya saya ngelanjut di indo ato di jerman ??

          • ada bens. Kamu ikut sampe B2 di Goethe Jakarta atau kalau ada Goethe Bandung sampe B2.6 (sampai selesai B2)… Ntar Ujian B2 disana. Itu bisa menghemat biaya kursus di jerman nanti. Kalau kamu mau bisa lanjut sampai C1 di Goethe Jakarta tapi setahuku jarang sih peserta kursusnya untuk level ini jadi biasanya kelas yang Seminggu sekali atau 3x seminggu. Kalau kamu punya sertifikat B2, kamu bisa langsung Ujian DSH jika mau langsung tanpa harus kursus lagi di Jerman. Beberapa Uni minta syarat buat daftar ujian DSH dengan menunjukan Sertifikat B2.

            Kesimpulan: Lanjutkan sampe B2 selesai di Indonesia (disarankan punya sertifikat B2). Di jerman ikut kursus lagi minimal 1 semester atau minimum 400 Jam pelajaran di Jerman sampai kira2 nyaman berkomunikasi dan mengerti apa yang dikatakan orang Jerman. Kesulitan terbesar sebenarnya adalah masalah kebiasaan sih. Jadi mungkin kamu berangkat nanti Winter semester tahun depan biar ga terburu-buru.

  • Bens

    Makasihhh ya mas atas sarannya..
    Saya mau tanya lagi mas,,bisa ga Visa spraChkurs dipake utk kerja Part Time mas ? Sperti kerja sebagai Programmer mas..
    Maap kalo pertanyaan saya OOT ?

    • wahidyankf

      Halo bens..

      sayangnya gak bisa bens.. Kita baru bisa kerja secara legal di sini ketika kita udah dapet kampus… 😀

      Oia, kamu bisa programming yah? sedikit info, kalau kamu bisa programming, kamu bisa melamar kerja di kampus sebagai HiWi atau assiten dosen/proyek… dan ini tidak terkena memotong jatah jam kerja yang kamu dapatkan dalam setahun.. 😀

      So, saran saya dan teman-teman saya yang lebih senior di sini, (agak oot) fokus saja dulu dengan mendapatkan kampus di sini, dan jangan khawatir masalah uang, uang jaminan kamu insya allah cukup kok buat bertahan hidup selama kamu persiapan di sini.. dan setelahnya kamu bisa kerja sambilan di sini… 😀

      • bens

        makasih yas mas wahid atas sarannya

        • wahidyankf

          Sama2 bens… semoga semua dilancarkan jalan kamu ke Jerman.. 😀

  • Sebagai informasi tambahan, visa Sprachkurs itu cuma boleh kerja di waktu liburan, kalo visa Student boleh kapan aja. Tapi dua2nya kita boleh kerja 90 Hari full time atau 180 hari part time. Kalau mau nekat bisa aja kerja diluar waktu yang ditentukan. Tapi begitu ada pemeriksaan dari petugas, dan tertangkap tangan kerja tanpa izin kerja dari visa, kabarnya bisa dideportasi…. Dan kalau kerja resmi seperti Progammer pasti diminta izin kerja yang tertera di Visa… Beberapa teman non Indonesia yang saya kenal mencoba kerja gelap ketika masa Sprachkurs malah berantakan. Dikarenakan bahasa yang masih pas2an dan aspek lain2. Jadi kalau mau kerja tunggu liburan atau sabar dikit pas udah jadi Student… Pemerintah jerman mendesain semua peraturan mereka dengan berbagai pertimbangan…

    • bens

      makasih mas indra atas jawabannya yang bijak
      sukses ya mas indra
      doakan saya bisa menyusul mas indra
      Salam

      • Bens

        Mas , Saya mau registration di VHS Aachen via internet,,knp ga bisa ya mas ?
        Dan Saya uda Kirim email ke kontak personnya blom Ada respons sampe skrg padahal uda seminggu Saya Kirim email tersebut

  • Bens

    Iya mas , Saya kirimnya lewat situ Dan menggunakan bahasa jerman mas..

    • wahidyankf

      Hm… mungkin keselip kali yah mas, gak kebaca sama dia. Coba diulang lagi aja gitu, harusnya sih saya mereka responsif kok, dulu saya dan teman saya daftar ke situ cepat balasannya. Dan mungkin sebenernya gak masalah juga pakai bahasa inggris. Karena rata-rata yang kursus di sana berasal dari luar Jerman. 😀

  • Riris

    Mas, mohon sarannya untuk master degree in English di Jerman sampai level berapa mas kita harus kursus bahasa Jerman? Thank you 🙂

    • wahidyankf

      Halo riris,

      sebenernya kalau kamu mau ngambil master kelas inggris di jerman, biasanya tidak ada persyaratan resmi dari univ atau pemerintah jerman untuk level bahasa yang harus kamu miliki. Tapi untuk amannya, minimal kamu punya kemampuan berbahasa jerman minimal banget A1, setidaknya kamu bisa sedikit bahasa survival di sini (walaupun saya sendiri menyarankan banget kalau emang ada waktu, coba sampe B1). 😀

  • Steve

    Halo mas Wahid, nanya sedikit nih, kemaren kursus bahasa nya di Goethe dulu ato langsung di VHS di Jerman? Bagusnya itu gimana ya?

    • wahidyankf

      Halo Steve…

      Dulu saya les dulu di Goethe Bandung dan Jakarta… Kalo saya sih nyaraninnya kursus dulu sampe level B1 baru ke Jerman… Memang sih bakal makan waktu dan duit agak lama… Tapi ini dilakuin biar kita gak terlalu geger budaya (dan bahasa) di sini.. 😀

      • Retno Pangestu K

        Mas Wahid….ketemu lagi…..:b
        Melanjutkan pertanyaan saya yang sebelumnya, untuk kasus saya, apakah saya perlu kursus dulu di Indonesia sampai level B1 atau bisa langsung daftar ke VHS? Masalahnya saat ini saya bekerja di Cilegon (tinggal juga di Cilegon) Goethe terdekat di Jkt, tp saya nggak punya waktu lagi unt kursus. Cilegon-Jkt ditempuh 2 jam lah. Ada rencana juga saya privat, kebetulan di Cilegon ada guru bhs Jerman, nah usaha ini apa cukup untuk daftar ke VHS? (sy coba browsing VHS, pakai bhs Jerman semua, jd sy tdk tahu persyaratan apa saja yg hrs sy siapkan).

        • wahidyankf

          Halo bu retno..

          Vhs ini sebenernya gak ada syaratnya yah.. Tapi bakal nguntungin kalo ibu B1.. Jadi mereka bakal ngeliatnya lebih niat (petugas visa)..

          Bisa juga kalau ibu kursus privat, dan minta dipersiapkan oleh gurunya untuk ujian B1 atau A2 langsung misalnya.. Jadi nanti ibu tinggal test aja di Goethenya.. 😀

        • wahidyankf

          Oia, karena ibu akan ke sana dengan visa studi, ada baiknya juga bagi ibu untuk bersiap2 layaknya orang yang ingin pergi studi ke sana.. 🙂

  • halo mas wahid,

    univ pilihan gw menyediakan DSH course, nah di web nya bilang daftar untuk course nya sekalian nyertain berkas2 dokumen untuk apply ke univ. berarti keterima di course atau ga nya diliat dari ketrima di univ itu juga dong ya? hahah maaf kalo bahasa nya ngebingungin. hehe

    • Halo Adriangood,

      Saya juga dulu DSH-Kurs di Uni Jena. Begitu daftar ulang dan saat mengirim berkas pertama kali saya diminta dokumen seperti melamar Universitas. Jadi itu maksudnya jika kita akan melamar jurusan yang kita maksud diawal, dan ketika kita berhasil mendapatkan DSH di Uni yang sama, ketika kita menyerahkan sertifikat DSH nya. Langsung kita mendapat Zulassung atau surat penerimaan di Univ itu. Dan Ketika Einschreibung atau daftar ulang. Kita tidak perlu menyerahkan dokumen lagi, cuma bawa yang original untuk disamakan dengan copy originalnya.

      Kesimpulannya jadi setiap universitas memiliki kebijakan berbeda, yang saya tangkap dari cerita diatas, Uni Jena sudah menerima applikasi kamu tapi bersyarat dengan menyerahkan DSH. Dan di Zulassung buat DSH-Kurs disebutkan bahwa kami tidak mendapat jaminan tempat di tahun berikutnya jika kita mau mendaftar di jurusan itu. Kalau tempat penuh kita tidak jadi diterima….

      Mungkin kurang lebih sama kebijakannya seperti itu. BIsa dibaca lagi secara seksama di situs Universitas yang dimaksud. Atau sekalian E-mail bagian admisinya. Mereka akan dengan senang hati menjawab.

  • wahh yang jawab mas indra… makasi lho mas udah jawab, jadi saya ngerti.

    emang sih kalo yang ambil DSH course dulu, pasti lebih keluar banyak duit, karena lebih lama beberapa bulan untuk ambil les bahasa dulu. waktu dulu pas belajar bhasa di uni jena, mas terdaftar sebagai mahasiswa sana ga?mesti bayar semester ticket juga?

    soalnya di univ gw ini, dibilang nya terdaftar sebagai mahasiswa sana karena selain bayar dsh course nya bayar semester ticket juga

    Thank banyak ya mas indra

    • iya saya terdaftar sebagai Mahasiswa Uni Jena. Jurusan yang tertera di Studierendenausweis (kartu mahasiswa) saya “Deutsch für Ausländer”. Dan bayar Semester ticket kalau ga salah sebesar €256 sudah termasuk Semesterbeitrag (Sejenis Uang kemahasiswaan).

  • halo mas indra , mau tanya lagi dong…

    nah kan kalo mas indra kan DSH kurs nya di UNI jena, nah itu untuk persiapan dana untuk apply visa nya dibutuhkan hanya untuk DSH kurs nya aja atau sudah di total sama biaya kuliah? soalnya bingung nih mau kasi proposal ke bokap. dia nanya biaya yang di persiapkan berapa?apakah hanya untuk biaya hidup selama DSH kurs + biaya kurs atau total sampai lulus master? kalo gw sih diperkirakan les bahasa nya sampai 9 bulan.

    semoga pertanyaan gw ga bikin bingung ya… hehe

    • Untuk apply visa baik buat sprachkurs atau langsung kuliah tetap sama yaitu €8090. Nanti kan uang sebanyak itu buat kita pakai sendiri selama hidup di Jerman, baik bayar sewa rumah, bayar telepon, internet, asuransi, dll.
      Nah, buat Sprachkurs yang uni pasti bayarnya tersendiri melalui transfer ke rekening lnsititut penyelenggara SPrachkurs, kalau dulu di Uni Jena satu semester sebesar €587 per semester,
      Biaya kuliah jika nanti sudah resmi 100% jadi mahasiswa. Kita bayar biaya Semesterticket dan Semesterbeitrag melalui rekening Universitas. Anggarkan saja €300. Pastikan di Universitas tujuan apakah sebesar itu atau lebih.

      Kalau masih sprachkurs tambahkan biaya SPrachkurs 587 + 256 Semester ticket serta Semesterbeitrag = € 843 per semester.

      Nah kalau kamu yakin bisa dapat DSH dalam satu semester. Berarti tinggal tambahkan itu semua komponen biaya diatas. Kalau mau 2 Semester tinggal dikali dua. Pastikan cek berapa biaya2 diatas di Universitas tujuan. Karena beda negara bagian beda besarnya biaya.

      NB: Kalau bisa biaya buat Semesterticket dan Sprachkurs kamu bawa cash. Karena setahun pertama, rekening DB kita dibatasi buat tarik tunai melalui ATM maksimal sebesar €678. Bisa tarik tunai tapi via teller Deutsche Bank….

      Silahkan dianggarkan lagi ke orangtua. Nanti kalau ada pertanyaan lagi silahkan tanyakan.

  • steve

    Makasih jawabannya mas wahid, ad yang mau ditanya lagi nih. Kalau saya kan mau ambil s1, artinya harus ambil studkol dulu baru bisa daftar uni. Itu artinya saya ga bisa ambil dsh kurs di uni uni ya? Biasa kalau begitu kebanyakan orang ambil bahasanya di vhs ya? Skrg saya lagi ambil super intensif di goethe. Rencananya setelah b1 saya mau lanuut bahasanya di jerman sampai b2, baru daftar studkol, krn skrg kan studkol sudah butuh bahasanya b2 kan. Kalau dhs kurs itu biasa pas level b2/c1 kan?

    • wahidyankf

      Halo steve..

      Bisa! kamu juga bisa mengambil dsh kurs di uni.. Dan biasanya persyaratannya itu minimal B1 (untuk dsh kurs). Kalau untuk syarat studkol saya kurang tahu. Tapi, kamu bisa cek persyaratan kursus dan studkol di websitenya masing-masing.. 😀

  • steve

    Makasih mas wahid, uda cepet responnya, kemaren mas wahid sprachschule kan di VHS? Nah numpang nanya nih, kalo sprachschule itu tetep butuh blocked account ato ngga?…thanks nih..

    • wahidyankf

      Halo steve… Yup.. Kita tetep butuh blocked account.. in fact, setiap kunjungan ke jerman yang membutuhkan waktu relatif lama (kalo gak salah melebihi 2 minggu), membutuhkan blocked account.. 😀 Dan yap, sekarang pun saya masih sprachschule di VHS Aachen.. 😀

      • steve

        ..wah ngebut ini reply ny hehehe, oh masih sampai kapan mas kalau boleh tau? Oh bukannya kalau visa turis cuma diminta bukti finansial aja? Btw mas, tadi saya barusan tanya sama temen saya ternyata dia bilang daftar visa bisa pakai bukti transkrip dalam bahasa inggris, apa bener mas? kemaren mas daftar pake transkrip jerman ? Karena kalau bisa pakai transkrip Inggris saya sudah ada jadi ga usah lagi ubah ke Jerman. Makasih infonya mas.

        • wahidyankf

          hahaha.. kebetulan lagi di depan inet.. 😀

          Hm.. Sampai keterima univ sih pengennya.. .hehehe..

          Btw, kalau kamu mau sprachkurs, daftarnya pake visa belajar, bukan pakai visa turis.. 😀 Bisa kok kalau saya gak salah. Buat daftar univ juga bisa pakai transkrip inggris (setidaknya di univ yang saya daftar). Tapi, kalau mau aman, mending kamu sediain transkrip bahasa jerman. Atau kalau tidak, coba tanya dikedutaan, takut salah sayanya.. hehehe.. 😀 Oia, dulu saya daftar pakai terjemahan bahasa jerman. (cari aman.. hehe) 😀

        • sekedar menambahkan, masalah dokumen yang diterjmahkan, kalau dokumen aslinya sudah berbahasa Inggris tidak wajib diterjemahkan berbahasa Jerman misal transkrip nilai S1 dan Ijazah. Akan tetapi khusus dokumen berbahasa Indonesia alangkah lebih baiknya jika diterjermahkan ke bahasa jerman.

    • wahidyankf

      Halo steve.. Sori lama balesnya..

      Yup.. Sayangnya kita tetep butuh blocked account.. Walaupun itu buat Sprachschule..

  • tiara

    halo mas indra
    saya mau nanya kalau lulusan sma mau VHS di jerman apa yang yang harus dipersiapkan dan biaya VHS kira-kira berapa?
    terima kasih

    • Hallo Tiara,

      syaratnya sih kurang lebih sama, silahkan googling dan lihat syarat2nya buat Vhs tujuannmu. Saya kurang tahu persis apakah bisa mendaftar dari Indonesia dengan kontak via E-mail. Saya waktu mendaftar sudah berada di Jerman. Dulu cuma datang ikut Test penempatan yang sebelumnya mengisi formulir pendaftaran, lalu hasil placement test dibawa ke front desk dan mendaftar disana serta membayar cash disana. Coba googling vhs kota tujuan kamu, lalu E-mail apakah bisa mendaftar via Internet atau online….

      Biaya bervariasi tergantung kota tempat kamu belajar nanti… Di negara bagian NRW rata2 €400 per 4 bulan.

      Syarat buat mendaftar Vhs juga nanti bisa dilihat disitus mereka….

      Selamat mencoba….

  • Andiyasa

    Halo mas Indra
    saya bingung dengan syarat dari kedutaan tentang dalam mengajukan Visa belajar bahasa, apakah untuk pemula tidak bisa kursus bahasa di sana, lalu bagaimana persyaratan visanya, apakah harus menyertakan sertifikat A1 dari Goethe Institute untuk bisa mendapatkan visa dan kursus bahasa di sana? lha kan saya justru mau belajar bahasa di sana.. lho kan jadi bingung saya…
    please penjelasannya.. saya sangat awam dengan hal ini
    atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih

    salam
    Andy

    • Hallo Andy,

      kamu sudah tanyakan ke kedutaannya blom? Atau baca syarat ketentuan di situs resmi kedutaan besar Jerman?

      • Sekesar info, saya juga sempet parno kan. Krn td baru aj ad tmn d goetbe bilang harus ad surat a1 nya. Jadi saya cek lg, di we nya ditulis.
        * surat penerimaan dr skolah ato studi bahasa
        * BILA ADA, sertifikat bahasa.

        Artinya ga mussen kan? Hahahah
        Jadi parno sendiri nih.

        • Andy

          hallo chsteve,
          iya sudah baca berulang ulang juga di website, tapi walau bagaimanapun info yang di web itu tidak menjamin peluang buat kita terkadang justru lebih lengkap info dari teman teman yang sudah pernah menjalaninnya, satu contoh beberapa waktu lalu saya mengajukan visa kunjungan, saya coba memenuhi syarat yang ada di website mereka eeh begitu satu hari sebelum pengambilan visa, mereka menelpon minta surat kontrak kerja.. kalang kabut bukan main mana jauh lagi tempatnya, padahal di website juga gak ada tuh mereka minta surat kontrak kerja, singkat kata saya bilang gak ada karena nelponnya juga sudah jam 2 siang, besoknya passport saya di kasih surat refusal yang gak jelas, akhirnya verpflichtungserklärung beserta assuransi dari doi lenyap begitu aja, sepertinya verpflichtungserklärung itu gak berguna juga buat mereka, beda sama di kedutaan belanda yang menghargai verpflichtungserklärung dari pengundang, tiketpun akhirnya di batalkan.. susahnya jadi orang Indonesia, selalu di dikriminasikan sebagai bangsa miskin, mereka takut kita jadi ilegal di sana .. ckckckck jadi agak ill-feel juga siih.. tapi masih berharap bisa kesana.. jangan jangan ntar mau bikin visa marriage juga di tolak lagi…

        • hai Andy dan Steve,

          temen kami baru saja ada yang berhasil dapat visa dengan mengikuti tips dari kami…. baca dsini… mungkin bisa nanya langsung dengan dia gimana pengalaman kemarin…

          http://jermandes.wordpress.com/2012/09/18/tips-mengurus-visa-studi-di-jerman/#comment-638

    • Bebeko

      Saya cuma ingin menambahkan ini, kalo untuk visa sprachkurs minimal harus a1 meskipun dari web kedutaan informasinya seperti sertifikat bahasa itu opsional. Tahun kemaren saya mau sprachkurs di jerman tapi visa saya ditolak karena tidak ada sertifikat bahasa

      • hallo bebeko,

        bisa tau ditolak visanya karena tidak ada sertifikat A1 bagaimana itu bisa tau?
        btw makasih infonya yak…

        • Bebeko

          Halo mas indra,

          Kalo visa ditolak kan dapet surat. Di surat itu disebutkan implisit karena ketiadaan sertifikat bahasa, explisitnya ya saya dibilang kalo mau les bahasa kenapa harus di jerman? Kenapa ga memulai dasarnya di indo saja? Ditakutkan saya ke jerman hanya akan menjadi pekerja ilegal gitu mas. Kemaren saya apply visa juga petugasnya tanya apakah saya tau mengapa visa saya sempet ditolak? Saya jawab “saya tidak punya sertifikat bahasa”, terus dia cek di komputer dan bilang ” oh iya”. Jadi ya buat pembaca blog ini sekalian info aja mas jangan nekat apply visa kalo tidak punya sertifikat A1.hehe

          Anyway, makasih blognya mas. Membantu sekali. Sukses terus 🙂

          • wah info bagus, soalnya pernah ada yang mencoba hal yang sama memang visanya ditolak, temen juga ada yang bermodal sertfikat A1 juga apply visa buat kurs disana juga ditolak, Berarti ini berlaku bagi mereka yang scholarship dan program Doktor,,, selain itu tetap butuh A1…

            makasih bebeko infonya bagus sekali…

      • Kelvin

        Mas Bebeko,

        Kalau boleh tahu waktu apply visa sprachkurs tahun lalu sudah dapet surat keterangan atau surat konfirmasi dari tempat kursus di Jerman belum? Apakah sudah punya bank account dan sudah transfer €8040 ke Deutsche bank?

        Mohon infonya karena saat ini saya sedang mengajukan buka account ke Deutsch bank dan saya mau mengajukan visa sprachkurs. Saya juga belum punya sertifikat A1.

        Salam

        • Bebeko

          Mas indra,

          Apakah temen mas indra ada yang visanya ditolak meskipun semua dokumen sudah lengkap? Maklum mas, saya kan pernah ditolak jadi skrg mskpn sudah lengkap tetep deg-degan. Hehe.

          Mas Kelvin,

          Sudah mas. Saya sudah bayar kursus bahasa dan tempat tinggal. Account db juga sudah. Pokoknya semuanya lengkap kecuali sertifikat bahasa. Wah mas, saran saya jangan berani deh ngajuin visa tanpa sertifikat A1, kemungkinan besarnya ditolak. Ditolaknya 3 bulan setelah apply lagi. Jadi deg-degan ga selesai-selesai. Rugi biaya plus waktu mas. Mending sambil ngurus account DB ambil tes A1 di goethe mas.

          • selama ini rata2 mereka semua dapat visa dengan dokumen lengkap,, dulu pernah teman di Goethe bandung ditolak visanya yang cuma mengandalkan sertifikat Teilnahmebestätigung A1 buat sprachkurs di München,, tapi saya ga tau alasannya kenapa, soalnya sejak ditolak dia balik dan ga masuk kursus lagi…

        • theresia

          sekedar nambahin ,anak saya wkt apply visa gk pny a1, visa dapet ( 7 mg br ada beritanya) sptnya kl di transkrip nilai ada nilai bhs jerman spt siswa SGU gk perlu lg a1.

          • wahidyankf

            I see.. Terima kasih bu untuk tambahan informasinya.. 🙂

      • andre

        Halo mas bebeko
        saya ga ada sertifikat A1 tp saya melampirkan kalo saya pernah kursus bahasa di german
        dan Puji Tuhan visa saya diterima

  • Hallo Andy dan chsteve

    tenang2, ga usah pada parno… jadi kalau saya baca berulang-ulang dari link ini
    http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Willkommen/Visabestimmungen/Hinweis__Aufenthalt__mehr__3__Monate.html

    disitu ada syarat yang saya kutip
    “Untuk pelamar studi/mahasiswa:

    Bagi semua pelamar:

    Bukti pendaftaran di perguruan tinggi Jerman atau tanda penerimaan sekolah bahasa Jerman

    Bukti keuangan (mohon dilihat persyaratan khusus “Bukti keuangan sehubungan dengan permohonan visa studi/Calon Mahasiswa”)

    Bila ada, sertifikat bahasa Jerman (misalnya dari Goethe Institut)”

    nah itu kan ada bukti tanda penerimaan sekolah bahasa Jerman kemudian bila ada sertifikat bahasa Jerman. Sepertinya poin ini sudah jelas ya.. Tapi sertifikat bhs Jerman saya sarankan harus ada, minimum A1… Karena semua ini saya selalu rekomendasi ke mereka dan keluar semua visanya. Usahakan nanti pasi isi form, pertanyaan nomer 20 kalau ga salah, pertanyaan tentang tujuan ke Jerman. Isilah akan melanjutkan studi di Jerman jika sudah sampai level bahasa Jerman yang cukup…. (sekedar tips)

    buat Andy: Sudah daftar sprachkurs di Jerman? Kalau iya apa sudah terima Zulassung atau Anmeldungbestätigung? Dikota mana mendaftar Sprachkursnya (kalau boleh tahu)?

    Btw andy sudah sejauh mana kamu sudah mengurus dokumen dan pendaftaran di Jerman untuk sprachkurs ini? Kmrn apply visa buat kunjungan kerja? Liburan? Siapa pengundangnya ke Jerman?
    Boleh diceritakan detail ga, saya harus membedakan antara asumsi atau sudah kejadian…..

    Mengenai prasangka, buang jauh prasangka negatif tentang negara Jerman. Dsini kami diperlakukan setara dengan penduduk lokal, bahkan beberapa teman orang Indonesia pernah ditolong petugas imigrasi Jerman untuk perpanjang visa walaupun uang mereka di rekening nol…. Itu cuma perlakuan dari petugas kedutaan jerman disana aja… Disini kami aja sering diskusi perlakuan beda pemohon Visa dari Indonesia…

    • Andy

      hallo mas Indra,
      saya ucapkan banyak terima kasih sebelumnya atas semua penjelasannya 🙂
      awalnya saya hanya ingin kursus di Jakarta saja untuk mendapatkan sertifukat A1 sebagai persyaratan untuk bisa menikah di sana, sedangkan dia ingin supaya saya kursus bahasa di Jerman saja, tapi saya jadi berfikir berkali kali untuk pergi kesana setelah mendapat penolakan Visa kunjungan beberapa waktu lalu.. saya jadi parno.. jangan jangan nanti di persulit lagi dengan berbagai macam alasan, saya sama sekali belum pernah belajar bahasa Jerman dan sampai saat ini saya meminta calon istri untuk tidak mengambil tindakan dulu, awalnya dia ingin mendaftarkan saya di Goethe Institut Berlin.. hmm gitu deh mas Indra kira kira situasinya 🙂 ada saran gak mas?
      vielen Dank

      • ach so, begitu ceritanya… Terus terang aneh kenapa bisa ditolak yang pertama padahal kan diundang dari Jerman. Ni jarang bgt mas terjadi, yah intern mereka sendiri yang tau kenapa…

        Saya nebak-nebak sih, coba besok2 tujuan kesana besok dirubah untuk melanjutkan studi. Kenapa? Menurut saya kalau kamu berangkat kesana untuk studi pasti kan akan tinggal lama, bagi mereka itu menguntungkan karena mendatangkan devisa buat Jerman. Tapi bukti finansial aplikasi jalur normal dengan menyertakan bukti keuangan di rekening Deutsche Bank €8.090….

        Karena saya punya temen di Goethe Bandung dulu, dia (perempuan) baru saja menikah, tapi setahun terpisah sama suami, selama setahun dia kursus sampe B1, setelah dapat B1 langsung berangkat menyusul suami dengan jalur normal mempunyai rekening €8.090. Jadi mereka disana berkumpul, karena dia pernah bilang kalau menyusul suami kemungkinan ditolak lebih besar, ya iyalah karena suami harus menanggung biaya hidup istri, dan suaminya juga student, jadi tau sendiri keuangannya…. akhirnya mereka berkumpul sebagai suami istri sah dengan visa student,, tapi dia harus segera kuliah juga,, karena kalau ga ada progres di sprachkurs selama bertahun2, next time visa dia ga bisa diperpanjang lagi…

        • Andy

          waduh mas.. nyusul suami aja kemungkinan di tolak lebih besar? lah gimana saya ya kalo nyusul istri.. padahal baru baru ini kita ada rencana mo nikah di Indonesia… kalo gitu mendingan nikah di sana aja deh pake marriage visa biar gak pake acara nyusul-nyusulan dan langsung lanjut B1 di sana.. hmm tapi kasusnya temen mas itukan suaminya masih sekolah ya, nah kalo istri saya warga negara Jerman dan bekerja sebagai dokter bedah di sana.. apakah visa untuk menyusul bisa di tolak juga? mmm..maksudnya jalur normal itu apa yah? duh jadi deg-degan nih.. susahnya punya pacar Jerman…

  • yah jalur normal yah kita daftar sebagai student atau sprachkurs yang harus menyertakan rekening Deutsche Bank €8.090

    nah itu dia cerita temen yang suaminya student… Soalnya begini, kmrn temen saya ada yang undang kakak dan suaminya ke Jerman untuk liburan, karena dia menyertakan Verpflichtungserklärung buat kakanya dan salah satu di form itu opsi apakah temen saya ini bersedia sebagai penjamin dengan konsekuensi uang dia di tahan sekitar €4.000 selama kakak dia liburan. Setelah balik uang itu kembali untuk sebagai jaminan agar jika terjadi sesuatu hal….

    Kalau boleh tau, calon istrimu itu menjamin kamu juga atau hanya undangan biasa tanpa yah itu sejenis penjamin…. Logika nih ya, kalau pacar yang mengundang orang jerman asli dan berprofesi dokter bedah apa yang harus ditakutkan mereka?? iya ga sih….

    agak rumit memang nih urusan visa kalau bukan penerima beasiswa dan punya rekening di DB itu….

    • Andy

      wah yang saya tau dia ngundang saya dengan menggunakan Verpflichtungserklärung dan juga membuatkan saya asuransi di sana dia kirim semuanya lewat DHL, saya gak tahu ya kalo di form itu ada opsi uang jaminan, kalo memang itu bisa mungkin saya bisa beri tahu dia nanti, tapi kalo mau lihat saya masih ada tuh Verpflichtungserklärung dan asuransinya.. iya saya juga heran, diakan orang Jerman asli dan dan bekerja sebagai dokter dengan kontrak lima tahun di rumah sakit.. tapi dia juga dah mau nekat katanya, kalo saya gak bisa juga kesana dia mau putus kontrak kerja dengan rumah sakit di Jerman dan tinggal di Jakarta.. nah saya mana tega liatnya.. dan sepertinya dia sudah coba memutuskan kontrak kerjanya deh, soalnya bulan May nanti dia mau ke Indonesia untuk bertemu saya..btw terimakasih sekali buat mas Indra yang mau repot jawab pertanyaan saya..

      • oke santai mas andy,, dengan menolong orang lain kita menolong diri kita dikemudian hari,,, jadi selagi saya bisa jawab ya saya bisa bantu…. silahkan di cek lagi. Saran sih, sekedar berbagi, silahkan pertimbangkan ke Jerman dengan biaya sendiri tidak bergantung calon istri di Jerman, karena profesinya sekalipun tidak berpengaruh kan, logikanya, kalau nikah aja bisa cerai apalagi baru calon,, nah kalau sial (sh*t happen) ternyata kalian tidak berlanjut, kan nasibmu tanda tanya disana… nah coba kalau berangkat dengan biaya sendiri, kalian bubar kan tetap bisa move on kan? betul tidak… tapi amit2 jabang bayi jangan sampai kejadian gitu… *ketuk2 meja 😀

        • Andy

          😀 hahaha.. it was an honest answer.. hehehe suka ato nggak itulah realita, so.. gak ada pilihan lain selain A1 dan marriage visa… atau just let her to come to me 😛
          Trims yah 🙂

  • hahaha,, jangan diambil hati, okeh…

    baiklah, semoga visa marriagenya lancar…

  • Mas Indra, makasih infonya, iya, saya sekarang lagi belajar A1 di goethe, tapi karena berangkat ke Jerman nya agak deket, jadi bakal harus apply visa sebelum ujian A1 nya, jadi kira2 gimana ya? Apa bisa saya pakai surat pernyataan dari Goethe yang menyatakan saya akan segera mendapatkan sertifikasi A1? …
    Makasih mas..

    • bisa dicoba minta Teilnahmebestätigung sementara ke Goethe. Asal absennya tidak banyak bolong ga sulit kok dapatnya

  • Ok sip mas, makasih ya.

  • Kelvin

    Salam kenal mas Indra,

    Saya Kelvin dari Jakarta. Mau tanya2 & maaf agak banyak pertanyaannya. Kondisinya begini, istri saya diterima kuliah di Ruhr University Bochum untuk Master Degree International programme di bulan April 2013. Semua persyaratan sudah lengkap, hanya 1 yg belum yaitu tempat tinggal, sedangkan apointment ke kedutaan di Jakarta minggu ini dan sudah harus ada alamat di Bochum. Ada rekomendasi tidak bagaimana caranya untuk bisa dapat tempat tinggal dalam waktu 3 hari? Jika tidak dapat harus isi apa ya di kolom ‘proposed address’ di German?

    Kemudian saya rencananya mau nyusul dengan mengajukan visa student. Untuk saat ini saya sudah apply kuliah ke Ruhr University untuk International Programme winter semester dan hasilnya baru bulan Maret. Saya juga sudah dapat surat Bescheinigung dari VHS Bochum. (VHS Bochum tidak bisa kasih acceptance letter karena saya belum punya alamat di Bochum).

    Pertanyaan saya kira2 saya bisa tidak dapat visa student dengan melampirkan bukti pendaftaran kuliah dan surat dari VHS?

    Mohon penjelasannya, maaf pertanyaannya banyak.

    Terima kasih
    Kelvin

    • wahidyankf

      Halo kelvin.. Saya ikut nimbrung yah.. 😀

      Saya sebenarnya tidak bisa memberikan tips untuk dapat tempat tinggal secara cepat, karena saya di sini masih berpindah dari tempat tinggal yang satu ke tempat tinggal lainnya.. 😀 Tapi, kalau memang belum ada tempat tinggal, cuman ada kenalan di kota tempat kita akan tinggal di jerman, kita bisa pakai c/o ke alamat teman kita seperti yang saya lakukan dulu.

      misal: alamat teman saya adalah Berg Straße 72, Aachen 52073

      maka di pengajuan visa saya tulis: c/o nama_teman_saya Berg Straße 72, Aachen 52073

      Semoga bisa sedikit membantu..

      😀

      • Kelvin

        Hallo mas wahid,

        Makasih masukannya. Cuma masalahnya saya ga ada kenalan siapa2 disana. Sudah pernah nyoba nyari contact person PPI Bochum untuk minta saran/bantuan tapi link nya ga bisa dibuka.
        Sudah pernah juga googling & email untuk sharing apartment tapi masih belum dapet juga.

        Apply visa appointmentnya tgl 21 feb.

        Makasih..

    • Hallo Kelvin,

      Untuk istrinya bisa pakai alamat Universitasnya,, dulu saya gitu waktu dapat Zulassung saya pakai alamat uni buat apply Visa. Mereka juga tidak akan Periksa itu alamat. Tapi mereka tahu kalau itu alamat Universitas, dan sebagai alamat sementara.

      Tapi kalau untuk Vhs,, Kalau boleh tahu itu surat apa, Anmeldebestätigung atau Anmeldungsbescheinigung atau sejenisnya? Setahu saya Vhs cuma punya satu jenis surat keterangan kalau kita sudah mendaftar namanya bisa jadi Anmeldebestätigung atau Anmeldungsbescheinigung yang keduanya sama. Letter of Acceptance itu Zulassung cuma buat Universitas kedunya serupa tapi tak sama (antara Anmeldebestätigung dari Vhs dan Zulassung dari Uni). Nah untuk mendaftar visa dengan surat Vhs ini bisa digunakan sebagai syaratnya dan alamat silahkan isi alamat Vhs nya*….

      *Saya tau ini dari temen juga yang pernah kepepet tidak punya alamat di kota tujuan.

      Untuk mas Kelvin sendiri, kalau tidak urgent, sekedar saran, mungkin bisa mengagendakan mendarat di Jerman beberapa bulan setelah istri benar2 sudah sampai di Bochum dan dikenal baik Komunitas Indonesia disana. Jadi nanti berikutnya mas Kelvin bisa mendarat dengan aman dan kasus terburuk, sementara bisa menumpang beberapa waktu dengan teman2 Indonesia yang lain di Bochum. Dan pastinya istrinya mas juga ada waktu untuk melobi untuk mencari bantuan tempat tinggal.

      Agak sulit mendapat tempat tinggal jangka panjang di jerman dari negara asal kecuali mendaftar “Studentenwohnheim” milik “Studentenwerk Bochum”. Paling memungkinkan adalah datang langsung ke Jerman. Mencari tempat tinggal jangka pendek bisa dilakukan dari Indonesia dengan mencari Hostel atau “Jugendherberge” Bochum.

      Tips:
      1. Form visa untuk alamat di Jerman bisa dikosongkan (informasi dari kawan ketika dia mendaftar visa beberapa tahun yang lalu), nanti kemungkinan ditanya ketika Interview, bilang saja akan tinggal sementara di Hostel di kota tujuan sampai ketemu komunitas Indonesia si Bochum. Pastikan sudah pegang alamat Hostelnya atau penginapan sementara.

      2. Bisa cari komunitas temen2 di Bochum atau kota terdekat Dortmund via FB, atau bahkan PPI Jerman. Silahkan masuk ke grup mereka, tapi sekedar tips, pastikan Visa sudah ditangan baru melden untuk ijin masuk grup via admin grup FB nya. Pengalaman pribadi bergabung ke grup PPI di Jerman bagian Timur dulu, visa sudah ditangan, masuk ke grup yang itu mereka closed untuk umum dengan mendaftarkan diri ke admin, mereka approve karena saya sudah punya visa. Perkenalkan diri di grup, nanti mereka menjawab dan menawarkan bantuan gratis spt penjemputan, tinggal sementara. Jangan masuk grup jika baru mau mendaftar visa, karena kemungkinan akan digantung. Kenapa, karena sudah banyak yang ingin bergabung di grup tapi dia mengaku diterima uni dsb. Ternyata dia tidak sama sekali terdaftar bahkan parahnya ada dari mereka staff agent studi jerman yang tidak benar, yang mengirim mahasiswa kesana. Mereka seperti melimpahkan tanggung jawab siswanya ke komunitas lokal, ini dulu sering terjadi. Akhirnya komunitas lokal repot.

      Semoga penjelasannya tidak kepanjangan dan tepat sasaran,

      Salam

      Indra

      • Kelvin

        Mas Indra,

        Terima kasih untuk masukannya.

        Untuk surat dari VHS tertulis ‘Bescheinigung’, mungkin artinya registration certificate?
        Jadi menurut mereka (VHS) ini hanya sebagai surat pengantar saja untuk apply visa, karena jika ingin mendaftar ke VHS secara formal mereka harus melakukan interview terlebih dahulu untuk menentukan akan ditempatkan di level berapa.

        Kira2 bisa dapet visa student tidak ya? Atau hanya visa kursus saja? Karena niatnya memang mau lanjut S2, jadi sambil nunggu hasil dari kampusnya saya mau belajar bahasanya dulu.

        Untuk istilah visa studentebewerber itu apa ya artinya?

        Terima kasih

        • Untuk surat dari VHS tertulis ‘Bescheinigung’, mungkin artinya registration certificate?
          Iya bener bgt, itu tanda terima pendaftaran…. Bescheinigung dan Bestätigung kurang lebih dalam konteks ini sama. Emang seperti itu, perlu placement test buat menentukan level kita.

          Kira2 bisa dapet visa student tidak ya?
          Tetap juga bisa karena Sprachkurs masuk kategori Visa student… Nah bedanya dengan Student beneran, Visa Student (Sprachkurs) cuma boleh kerja di waktu liburan atau Ferien… Kalau student di Universitas bisa kerja kapanpun dengan masing2 batasan maksimal kerja 90 Hari kerja full time dan 180 Jam Part time…

          Karena niatnya memang mau lanjut S2, jadi sambil nunggu hasil dari kampusnya saya mau belajar bahasanya dulu
          Nanti bisa dijelaskan ketika interview apply visa…

          Untuk istilah visa studentebewerber itu apa ya artinya?
          Studente itu dari kata Studenten artinya student dan bewerber itu artinya pelamar, yah artinya adalah visa bagi mahasiswa atau calon mahasiswa. SPrachkurs untuk tujuan melamar sebagai mahasiswa juga masuk dalam kategori ini…

        • Kelvin

          Mas Indra,

          Terima kasih atas penjelasannya, sangat membantu sekali.

          Sukses untuk mas Indra, mas Wahid dan teman2 lainnya disana.

          Salam..

          • Sama2 kelvin, semoga sukses apply visa dan dapat tempat tinggal di Bochum….

  • arswandaru

    halo, mas indra
    saya berencana melanjutkan s2 di jerman dan univ yang akan saya tuju mensyaratkan DSH 1 / testdaf. Saya sama sekali belum mengerti mengenai hal itu dan belum menguasai bahasa jerman atau benar-benar mulai dari nol. Rencananya bulan April ini mau kursus di goethe Jakarta dulu. Sebaiknya nanti ambil kursus sampai level apa ya? C1 atau cuma sampai B1 aja trus nanti ambil DSH kurs yang di Jerman? Normalnya butuh waktu berapa lama ya sampai saya bisa lulus DSH? Terima kasih banyak

    salam

    • Hallo Arswandaru,

      Kalau bisa kursusnya superintensiv yang masuk tiap hari sampai B1, nanti B2 seterusnya bisa lanjut di Jerman. DSH kurs di Jerman pastinya cuma ada di Jerman, kalau DSH 1 itu setara B2 jadi tidak terlalu repot.

      Untuk masalah waktu semua tergantung dari kamu. Beberapa orang bisa langsung dapat DSH 2 dengan 4 bulan kursus DSH, kadang ada juga yang perlu 8 bulan atau 2x DSH Kurs untuk bisa lulu… Semua tergantung dari motivasi belajarmu dan keseriusan belajar…

      Total waktu belajar
      2x Superintensiv (20 Jam Pelajaran per minggu) = 6 Bulan Level akhir B1
      1x Intensiv (20 Jam Pelajaran per minggu) = 4 Bulan *DSH Kurs

      Kalau mulus 10 Bulan belajar bisa dan sangat mungin,,,

      • arswandaru

        wah, terima kasih banyak mas infonya, sangat membantu. :), ternyata DSH 1 itu setara B2 ya? saya kira setara C1, hehee, maklum masih awam. Misalnya saya ambil kursus yang di Indo sampe B2 tanpa harus lanjutin DSH kurs yang di Jerman bs jg ga mas?

        terima kasih

        • iya bisa ambil di Goethe Jakarta untuk B2 Superintensiv…

          Bisa aja tanpa DSH Kurs di Jerman tapi apa yakin berkomunikasi dengan native Jerman yang ngomong cepet pake dialek bisa langsung ngerti cuma modal dari balajar di Indonesia?

          Kalau cuma cari selembar kertas sih silahkan, tapi kalau mau bisa komunikasi baik dan benar jangan cuma mengandalkan yang di Indonesia,,, karena B2 di Indonesia pun cuma beberapa kali doang pake Native jerman…

          • arswandaru

            ho, iya sih, bakal jadi kendala juga nanti, mending ambil DSH kurs di Jerman aja kalo begitu. Terima kasih banyak atas info dan masukannya, mas Indra.

            salam

          • oke sama2, semoga keputusan tepat biar di Jerman ga repot urusan bahasa….

  • Itha

    kak indra agak bingung nih. di comment yang atas ada tulisan lebih baik ambil kurz B2 di Indonesia aja baru lanjut DSH kurz di jerman karna bisa menghemat biaya. Nah di comment yang baru-baru ini ada tulisan total belajar bahasa jerman 10 bulan (6 bulan sampai B1 dan 4 bulan DSH kurz).
    yang baik yang mana menurut kakak? kakak sendiri ambil yang mana? Danke

    • Hallo itha,

      “Untuk masalah waktu semua tergantung dari kamu. Beberapa orang bisa langsung dapat DSH 2 dengan 4 bulan kursus DSH, kadang ada juga yang perlu 8 bulan atau 2x DSH Kurs untuk bisa lulu… Semua tergantung dari motivasi belajarmu dan keseriusan belajar…
      Total waktu belajar
      2x Superintensiv (20 Jam Pelajaran per minggu) = 6 Bulan Level akhir B1
      1x Intensiv (20 Jam Pelajaran per minggu) = 4 Bulan *DSH Kurs
      Kalau mulus 10 Bulan belajar bisa dan sangat mungin”

      Yang bertanya ini dia hanya perlu DSH 1, setahu saya DSH 1 itu sama dengan B2, kalau mulus lho belajarnya…
      Nah jadi dia bisa ikut DSH Kurs yang cuma 4 bulan yang levelnya setara B2-C1 asal bener belajarnya bisa dia langsung lulus DSH 1 atau kemampuan setara B2.

      kalau kamu perlunya DSH 2 nah ini menarik karena ada yang cuma modal 4 bulan DSH Kurs bisa dapat DSH 2 bahkan DSH 3 seperti teman dari Ukraina. Semua tergantung eksekusinya kamu sih, ada yang perlu 1 tahun rampung B2.6 (B2 akhir) kemudian DSH Kurs yang sekitar 4 bulan bisa langsung dapat DSH 2 ada juga 1 tahun plus 2x DSH Kurs masing2 4 bulan baru bisa dapat DSH 2…

      Semua tergantung kesanggupan otak dan finansial… Tidak ada patokan resmi untuk DSH, karena setiap orang berbeda kemampuan menyerap pelajaran…

  • eleonora

    Hallo …

    sy mo ty nih, tp mgkn uda pernah dibahas sblmnya (sorry kl jd repeat).
    Skrg sy lagi kursus a1.2 di goethe jakarta (extensif), next term bakalan ambil yang intensif, kmudian mgkn bakalan nekat test A1 di goethe, krn pengen secepatnya ke Jrman.
    Slain itu, saya jg lagi persiapin pendaftaran utk s2 – international program (in english), yg sbnarnya ngak dibutuhkan cert jermannya, tp ada kendala di GRE nya, jd sy lagi set plan B.

    Yg mo sy ty in, kl misalnya sy pass a1 (amen), brarti sy ambil course A2 di VHS di jrman?
    Apakah sy bisa apply di VHS di kota mana aja?
    Prosedurnya apa tinggal daftar online, trus dapat offer letter and uda bisa dipake buat apply visa? Any recommended city ngak ya utk bljr bhs jrman di jrmannya … / ada tips utk mencari kota yg tepat utk sy?
    btw, Kl misalnya sy gak lulus a1 (smoga luluss), apa sy msh bisa apply visa utk lanjut a2 / kursus di jrmannya ya?
    kok semakin sy baca sy smakin bingung (atau sy yg lemot ya?)

    aduh jd malu … i guess i have asked silly questions … sorry ya ^_^

    • wahidyankf

      Halo eleonora…

      Kalau menurut saya, gak ada salahnya kamu ambil GRE terlebih dahulu sebelum kamu berangkat ke Jerman, karena ada sedikit trend di sini untuk ikut menyertakan GRE untuk bisa ikut ke program S2 (Pengalaman pribadi).. Jadi, tidak ada salahnya untuk ambil tes ini sebelum berangkat. Karena biasanya untuk S2 mensyaratkan antara:

      1. TOEFL/IELTS + GRE (beberapa juga mensyaratkan bahasa jerman level dasar)

      atau

      2. TESTDAF-4/DSH-2 (banyak juga yang mensyaratkan tambahan skor TOEFL setara 550 PBT)

      Dan yap, kamu bisa apply di VHS kota mana saja, tinggal daftar online, dan nanti dapat zulassung.. tapi saya sebenarnya sangat merekomendasikan untuk kamu dapat sertifikat B1 dulu di Indonesia sebelum kamu lanjut kursus di sini. Karena jujur aja, di sini sangat jarang orang yang mau berbahasa inggris, jadi bahasa jerman sangat diperlukan di sini. Karena berdasarkan pengalaman pribadi saya, saye keluar dari goethe institut kelas B 2.4, dan sesampenya di sini, saya tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang dikatakan oleh supir bus (waktu membeli tiket bus), dan juga kata-kata orang lainnya. Yang saya takutkan adalah, kalau nekat berangkat ke sini setelah A1 tanpa pembimbing, akan jauh lebih sulit untuk beradaptasi, bahkan untuk keperluan sehari-hari. Sori yah bukannya nakutin, tapi biar lebih ngasih gambaran aja.. hehe..

      Tapi, kalau kamu memang ingin tetap nekat berangkat ke sini gak apa-apa juga sih, saran saya kalau emang tetep nekat berangkat habis A1, coba kamu cari kota yang banyak orang Indonesianya. Mungkin Aachen, Berlin, Hamburg, atau München bisa menjadi pilihan. 😀

      Well, eniwei.. Semoga sukses yah… Semoga bisa cepat dapet tempat S2… 😀

      • eleonora

        thanks replaynya ^_^ … rencananya sih emang mau ambil GRE dl, tp msh kebentur sm hectic nya schedule disini. utk TOEFL and IELTS, sy uda ty langsung ke bbrp uni and bs ada pengecualian buat sy, krn sy lulusan uni dari UK (phew). SO skrg tinggal GRE aja nih. Btw, any tips for GRE? found difficulties with the verbal parts. any good links for GRE?

        Oh ok sip, b1 dl ya baru cabut kesana. Justru emang nakutin dulu, biar ngak nekat and malah ntar berabe disana. Hmm, brarti sy harus ambil intensif a.1.3 – a.2.1 then super intensif a.2.2 – b1.3 nih sprtnya. utk cert b1 (for example), sy ambil di goethe aj / TestDaF ya?

        thanks … mudah2an cpt dpt d nih … ^^

        • wahidyankf

          sama2.. 😀

          I see.. enak donk berarti gak usah pusing mikirin toefl.. hehehe.. GRE? Hm… kalo dulu saya pernah ikut kursusnya, pake “brute force” sih, kamu hafalin mentah-mentah sama contoh kalimatnya, direkam, dan didengerin terus sepanjang hari.. 😀 Kalau untuk linknya any link will do sih sepertinya.. 😀

          Iyah, ambil di goethe aja sertifikatnya.. kalo bisa malah sekalian b2 dulu.. lebih baik lama di indonesia, daripada terlunta-lunta dan kurang mateng di sini.. 😀 Nah, kalau untuk les buat TestDAF atau DSH, saya lebih merekomendasikan untuk ngambil di sini sih.. Daripada di Indonesia, karena kamu akan lebih terlatih di dalam hal berbicara dan mendengarkan kalo di sini.. 😀

          Anyway cuman buat FYI, kalo kamu ngincer masuk kuliah winter taun ini, pendaftaran udah mulai buka loh.. Bahkan udah ada yang mau mulai tutup, so jangan sampe ketinggalan info deadlinenya yak.. 😀

          Aamiin.. semoga cepet dapet yah.. 😀

  • eleonora

    hahaha … thanks for the reminder ^^. bener tuh, yg sy mau dah buka tutup maret ini jg. i dun think i can make it 🙁 . jd sprtnya tunggu berikutnya ada yg di bulan may gitu. finger crossed d, smoga semua lacar. soalnya agak2 kalang kabut jg secara mesti bljr english u/ GRE (so glad to be Indonesian, jd math partnya ngak terlalu susah, hehe) and german at the same time, which is pretty confusing at times. wish me luck …

    • wahidyankf

      Wehehehe, masih ada yang berikutnya ko.. 😀 yup, belajar 2 bahasa asing dalam waktu bersamaan emang bikin “saklar” di otak jadi berantakan.. 😀 well, itu dia enaknya sekolah di Indo, matematik GRE cuman tinggal perlu ngelancarin doank.. dan emang biasanya orang asia emang terkenal tinggi-tinggi kok skornya.. 😀

      aamiin.. semoga lancar yak.. wish you luck… 😀

  • Assalamualaikum, alhamdulillah saya akhirnya sedikit mendapat pencerahan setelah baca2 isi dari blog ini, sebelumnya saya mau cerita dulu

    1.Saya baru lulus program D4 di ITB, dan saya ingin melanjutkan program master di jerman, baru tadi sore juga saya mendatangi tempat kursus bahasa jerman yang ada di bandung. kemampuan bahasa saya hanya bahasa inggris dan belum mengerti bahasa jerman sama sekali
    2.Saya ingin lanjut program master di jerman di bidang security networking, kalau boleh tau daftar kampus yang memiliki jurusan yang saya inginkan apa saja ya
    3.Persyaratan apa saja yang harus saya siapakan untuk bisa mewujudkan keinginan saya tersebut,
    4.Selain itu saya juga dapat syarat dari orang tua kalau mau lanjut program master di jerman saya harus menikah terlebih dahulu dan membiayai program master saya secara pribadi, bukan karena orang tua saya tidak mau membiayai, saya juga merasa saya harus membiayai kuliah master saya sendiri, dikarenakan adik saya juga sedang butuh biaya untuk kuliah
    5.Untuk program beasiswa yang ditawarkan di jerman apakah juga mencakup biaya hidup, dan kalau itu tidak ada apakas saya harus menyiapkan dana jaminan seperti info2 yang saya baca dari blog2 yang menginformasikan mengenai pendidikan di jerman

    mohon maaf kalau saya harus curhat disini, dan saya ucapkan terima kasih untuk info yang aa di blog ini sehingga saya mendapatkan info mengenai jerman

    • wahidyankf

      Halo ade bagus..

      1 dan 2. coba kamu tentukan dulu program apa yang mau kamu masukin, bisa cari di website daad, itu ada alat pencari jurusannya. 🙂

      3. coba lihat di website masing-masing program di universitas yang ingin kamu masuki. Di sana pasti tertulis persyaratannya, karena masing-masing program memiliki persyaratan sendiri-sendiri.

      4 dan 5. yup dan yup. coba kamu check di website masing-masing beasiswa. 🙂

      saran: kalau kamu memang niat untuk pergi ke sini, coba kamu bedah dulu web ini, dan website primer lainnya tentang jerman, juga web universitas yang ingin kamu masuki. Kenapa? Karena tidak ada 1 web pun yang menawarkan jawaban kamu secara instant, dan karena tidak mungkin juga bagi kami untuk menuliskan semua syarat dan pertanyaan yang kamu butuhkan dan kamu cari di sini. 🙂

      Semoga sukses. 🙂

    • hallo ade bagus,,

      sepakat dengan @wahdiyankf, pertanyaan nomer 2. bisa dicari di http://www.daad.de
      untuk pertanyaan 1. ni harus di periksa lagi, waktu saya di goethe bandung saya sedikit mendengar konsultasi dengan Frau Jutta (wakil DAAD yang dosen Unpad) bilang, kalau alumni SMK dan program jurusan dengan Diploma ijazahnya tidak dikenali di Jerman, saya kurang tahu apakah seluruh Jerman atau hanya beberapa Universitas… Jadi lulusan D3, atau D4 agak sulit mendaftar Master, karena teman goethe saya yang alumni D4 (saya lupa nama sekolahnya) kalau tidak salah Polban, susah mendaftar perguruan tinggi program Master… Setahun lalu saya dengar dia ada di Berlin untuk sekolah bahasa lagi…

      Referensi blog lain
      http://studi-jerman.blogspot.de/2009/04/kualifikasi-dan-persyaratan.html

      Ada baiknya cross check ke petugas DAAD yang membuka konsultasi gratis di Goethe setiap selasa atau kamis (bisa dilihat di goethe bandung).

      nomer 3 bisa dibaca disini untuk syarat umumnya, semua artikel kategori “persiapan ke Jerman”

      http://jermandes.wordpress.com/category/persiapan-ke-german/

      nomor 5. beasiswa sudah mencakup semua aspek keuangan
      bisa dilihat disini
      http://www.daadjkt.org/
      https://www.daad.de/deutschland/stipendium/en/
      http://studi.dikti.go.id/study/index
      http://beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id/

      Untuk nomer 4.
      semua dari kami juga tidak mudah ke Jerman, saya juga termasuk. DUlu saya dan keluarga tidak punya uang sebesar €8.090 untuk jaminan. Berbekal informasi dari DAAD, British council dan IDP Australia untuk beasiswa master, saat itu saya cenderung untuk ingin ke Ausie. Saya setelah lulus langsung kerja di salah satu Bank di Jakarta karena syarat beasiswa master itu 2 tahun kerja profesional.
      Eh ternyata Tuhan mengarahkan saya ke Jerman karena saat itu rumah orang tua saya ditawar dengan harga tinggi, setelah dibicarakan akhirnya mereka ikhlas rumah itu terjual demi studi saya… Alhamdulillah….
      Intinya adalah berdoa terutama doa Ibu, dan pastinya berusaha untuk mencari informasi dimanapun….

      Semoga sukses….

  • Muhammad Ramadhana M

    Assalamuallaikum Wr.Wb
    Halo kakak2,maaf sebelumnya kl saya agak oot krn kebanyakan d atas ngebahas visa untuk yg ngelanjutin program master.Saya mau numpang share crita tentang mslh visa saya yg ditolak.Krn bbrapa bulan lalu (desember awal tepatnya) saya apply untuk program s1.Karena saya baru lulus sma taun lalu,saya langsung ambil program intensif kursus bahasa sampe b1 slama 6 bulan.Saya pake zulassung dr uni bochum untuk syarat mengikuti aufnahmeprüfung.
    Tapi entah kenapa skitar 4 minggu setelah saya apply,saya d kirimi email berupa fragebogen yg hrs d isi dan d suruh bwt surat motivasi.Tp bbrapa hari setelah saya menjawab fragebogen dan membuat surat motivasi,saya mendapatkan surat dr kedutaan berupa penolakan visa,dengan alasan surat motivasi saya mirip dengan orang lain.
    Selang bbrapa hari saya mengajukan surat remonstration yg langsung saya berikan ke loket 5,sorenya saya langsung d telfon dr pihak kedutaan bahwa remonstration saya tidak berhubungan dengan alasan yg ditolaknya visa saya.Tapi mereka memperbolehkan saya untuk apply lagi secepatnya.
    Saya kmudian memutuskan untuk menggunakan sprachkurs,dan bulan lalu saya sudah apply,tp sampai skrng msh belum ada jawaban krn baru jalan 5 minggu.
    Pertanyaannya apakah penolakan pertama berpengaruh thd pengajuan visa yg berikutnya?Lalu apakah bermasalah krn pada pengajuan pertama saya menggunakan zulassung uni,sedangkan pengajuan berikutnya saya menggunakan sprachkurs?

    Trimakasih kakak2 sblmnya 🙂

    • wahidyankf

      Waalaikum salam warahmatullah wabarakatuh..

      Halo Ramadhana.. Saya coba jawab yah..

      1. Seharusnya tidak berhubungan antara penolakan sebelumnya dan yang berikutnya.

      2. Seharusnya sih tidak, selama memang dokumen kamu lengkap.

      3. Mungkin ada baiknya lain kali kamu jangan OOT lagi.. 😀

      Sukses buat apply visanya.. 😀

  • Isa Paelongan

    hallo,
    Saya icha, sementara ini saya tinggal disamarinda, kalimantan timur.. saya berencana untuk lanjutkan kuliah S2 di jerman, mo ngambil jurusan teknik sipil. tapi referensi saya untuk ngurus kuliah kesana masih minim.. sementara ini sich saya masih kerja kumpulin dana buat kuliah kesana, planningnya saya lanjut 2014 akhir ato 2015. mohon sarannya, langkah2 apa yang bisa saya persiapkan dari sekarang, trus kira2 inflasi biaya yang mungkin terjadi utk tahun 2015 berkisar berapa % kenaikannya.. thanks a lot

    • wahidyankf

      halo icha..

      kamu bisa mulai dari melahap habis blog ini.. 😀 Karena di sini sudah kami coba untuk lampirkan juga motivation letter, dll yang bisa kamu jadikan contoh untuk melamar S2 di Jerman.. 😀 So, silakan kamu tamatin terlebih dahulu isi blog ini, dan kemudian kamu bisa tanya ke pertanyaan yang lebih detail.. 😀

      Mulai dari halaman depan jermandes di sini:

      http://jermandes.wordpress.com/

    • wahidyankf

      untuk inflasi saya kurang tahu, tapi coba kamu perkirakan aja semisal 7 persen per tahunnya.. 😀

  • azzam

    Assalamu’alaikum,mas wahid mau nanya,seandainya kita ngambil persiapan dsh disana,kemudian tidak lulus gmn?kemudian kan klo sprachkurs itu g boleh kerja,tp sy baca mas kerja,itu gmn?mohon penjelasan,sy mau ngelanjutin master disana pengennya kursus di kota bonn tp kykx g semurah di aachen.

    • elellecep

      Halo Azzam, saya bantu jawab ya.

      1. Kita asumsikan kamu dapet ijin tinggal (di luar visa dari kedutaan untuk berangkat) cuma selama kamu persiapan DSH aja, yaitu satu semester ato 6 bulan. Nah setelah kamu beres ikut kursus DSH ini ternyata kamu ga lulus, berarti kamu ga bisa daftar ke uni, tapi kamu juga ga mau diusir. Kamu masih bisa perpanjang ijin tinggal kamu dengan cara daftar lagi kursus DSH ini, nanti ijin tinggal kamu akan diperpanjang lagi. Tapi inget, ijin tinggal kamu itu untuk persiapan sebelum studi kalo diakumulasiin jumlahnya harus 2 tahun, setelah 2 tahun ternyata kamu ga lulus2 DSH dan belum terdaftar di uni manapun, maka ijin tinggal kamu ga bisa diperpanjang lagi.

      2. Ada 2 macam kerjaan disini, kerja beneran dan kerja gelap kali ya kalo diterjemahin ke bahasa Indonesia, di sini dikenal dengan sebutan schwarzarbeit. Schwarzarbeit dibagi 2 lagi, yang ilegal dan yang tidak terjerat hukum (engga legal dan engga ilegal juga). Contoh yang tidak terjerat hukum itu yaitu kalo kamu jadi tukang bersih2 rumah ato ngasi les privat ato babysitting di sebuah keluarga. Sebetulnya ijin tinggal untuk persiapan studi itu (termasuk DSH Kurs) bole kerja. Tertulis di ijin tinggal kamu nanti, bahwa kamu boleh kerja selama liburan saja. Nah hanya saya juga masih belum mengerti apa yang dimaksud dengan kata “liburan” di sini. Kamu punya waktu liburan kalo kamu punya rutinitas resmi, kaya misalnya DSH Kurs ato Studkoll. Hanya biasanya umur DSH Kurs ini cuma satu semester, jadi di akhir semester namanya bukan liburan tapi ga ada kegiatan. Beda lagi dengan Studkoll yang umurnya biasanya satu tahun. Anak Studkoll bener2 punya yang namanya waktu liburan di sini dibanding anak DSH Kurs.

      Beberapa kalimat terakhir itu cuma asumsi saya, mungkin kamu bisa dapet jawabannya yang lebih jelas dari pihak Ausländeramt.

      Saya bantu doakan semoga lancar DSH nya

      • eleonora

        sori nih nimbrung. kl misalnya kesana nya cm sprachkurs b1 bkn DSH kurs, apa sm bisa kerja jg pada saat “liburan”? atau malah ngak bisa sm skali ya? tq ^^

        • Bisa dong, tapi ya cuma liburan aja… toh saya juga sprachkurs di VHS juga dapat jatah kerja liburan, asal Sprachkursnya yang rajin dan Intensiv atau seminggu setidaknya 20 Jam, biar sekolah bahasa tempat km Sprachkurs mau keluarin Ferienbescheinigung buat kerja, Info ini saya dapatkan dari pimpinan Vhs Aachen… mungkin setiap kota berbeda-beda…

    • wahidyankf

      Halo azzam.. Sudah terjawab yah sama indra.. 🙂

  • azzam

    mas elellecep,wah…terima ksih banyak ni atas infox…mau curhat dikit ni,sebenerx sya mau melanjutkan S2 international business adm,tp setelah ikut TOEFL,skor sya tidk mencukupi,apakah ada kemungkunan untuk bisa di terima di uni atau fh?sy udah cb apply ke fh osnabrueck senin kemarin tp belum ada balasan,mungkin g klo saya ambil GMAT dan Perbaikan TOEFL ketika di jerman?apakah klo sy berikir seperti ini “yg penting ke jerman dlu”itu kebilang nekat?saya harapkan masukannya mas….

    • elellecep

      Halo Azzam, sama-sama.

      Saya kurang paham soal TOEFL dan GMAT ini, karena saya ga pake gitu2an. Kamu coba cari tau dulu mengenai penyelenggaraan ujian TOEFL dan GMAT di Jerman, jadi kan nanti bisa dibandingin plus minus nya dengan di Indonesia, terutama mengenai ongkos di luar biaya pendaftaran TOEFL dan GMAT. Misal ternyata TOEFL dan GMAT engga diadain di kota tempat kamu tinggal, jadi kamu harus ke kota lain.

      Kalo soal diterima Uni ato tidak, jelas saya ga bisa jawab, itu kan urusan internal mereka.

      Saya sendiri termasuk yang nekat, tp Alhamdulillah udah keterima di Uni. Tapi itu karena tes DSH engga ada di Indonesia, cuma ada di sini penyelenggaraannya. Ya saran saya sih kalo bisa bermain aman, kenapa engga.

  • Asslmkm..
    mau tanya, biaya kursus bahasa jermannya berpa? dan dimana tempatnya? bisa menyesuaikn gak dengan Mahasiswa.
    terimakasih.

    • Waalaikumsalam…

      Pertanyaannya kurang spesifik mas.
      Silahkan google kata kunci “Sprachkurs (nama kota tujuan)”. Keluar itu semua daftarnya…

      Silahkan baca lagi artikel saya poin nomer 3 diatas. Itu sudah saya kasi kata kunci contoh mencarinya. Kalau sudah ketemu, nanti juga ada daftar harganya….

  • Hallo Mas Indra,
    Saya Cindy, masih 17 tahun dan ingin belajar bahasa jerman di jerman untuk masuk universitas di sana. Nah, saya gak punya sertifikat A1, tapi di sekolah saya belajar bahasa jerman, 2 jam/minggu selama 2 tahun. Saya sedang mengurus visa student. Kira2 nanti di kedutaan ini bisa jadi masalah gak ya. Terima kasih terlebih dahulu 😀

    • Hallo Cindy,

      kalau boleh tau level kemampuan bahasa Jermanmu level apa kira2? Harusnya apply visa buat student atau persiapan studi mempunyai sertifikat atau bukti kemampuan setara A1. Untuk masalah atau engga’nya saya ga bisa memastikan, karena selama syarat2 lengkap pasti lancar sih,,,

      • Levelnya kira2 A1 mas. Awal bulan Juni, saya sudah mengurus visa ke kedutaan mas. Tapi gagal, karena masih banyak yang kurang. Hehehe, maklum pemula mas :D. Cuma, pas wawancara sertifikat A1 nya gak ditanyain mas. Terus, saya diberikan kertas yang berisikan persyaratan yang harus dilengkapi. Tapi tidak dituliskan —> Bukti kemampuan bahasa Jerman sederhana (A1). Lagipula, saya ke Jerman belajar bahasa dulu 1 tahun baru masuk studienkolleg. Mohon analisisnya mas :).

        Oh ya mas! Salah satu persyaratan yang harus saya lengkapi adalah —> Pernyataan tambahan dan surat keterangan tambahan (Belehrung und zusätliche Erklärung). Nah, itu apa ya mas? Saya gak ngerti.

        • Tambahan mas, di rapor sekolah dicantumkan nilai pelajaran bahasa jermannya mas. Terima kasih mas. 😀

        • “Cuma, pas wawancara sertifikat A1 nya gak ditanyain mas. Terus, saya diberikan kertas yang berisikan persyaratan yang harus dilengkapi. Tapi tidak dituliskan —> Bukti kemampuan bahasa Jerman sederhana (A1). Lagipula, saya ke Jerman belajar bahasa dulu 1 tahun baru masuk studienkolleg. “

          Kalau mau Studkol alangkah baiknya di Jerman sudam memiliki B1, karena kalau A1 masih terlalu sedikit, lebih sulit belajar bahasa Jerman di Jerman untuk tingkat dasar, karena sebelum berangkat kmrn saya berkesperimen dengan teman2 satu kelas di Goethe. Teman saya 2 orang berangkat duluan ke Jerman dengan modal A1 tahun 2011 awal, saya menunda keberangkatan sampai B2, sekitar september 2011, bulan oktober placemet Test, saya langsung masuk level B2-C1 temen saya ngulang B1-B2, padahal dia sudah lebih awal di Jerman. Dan bukan cuma itu, temen2 yang lain juga banyak yang mengakui progress yang lanjut A1 di Jerman lebih sedikit dibanding mereka yang B1 dari Indonesia. Konon kabarnya, bener atau tidak saya juga tidak berani memastikan, bahwa mereka yang apply visa untuk studkol akan mendapat kesempatan lebih besar jika memiliki B1.

          Masalah berikutnya adalah, kamu punya waktu maksimal antara 2 tahun untuk Sprachkurs periapan studi. Jangan habiskan waktu di Jerman belajar bhs Jerman dari tingkat dasar, karena kemampuan bahasa Jerman kita di Indonesia akan sedikit berkurang dengan kemampuan bahasa Jerman, anggap aja, kita B1 tapi seperti A2 di Jerman. Kalau ditanya analisis, coba ditunda dulu, ikut Sprachkurs di Goethe sampai yah setidaknya B1. Mumpung di Indonesia.

          “Salah satu persyaratan yang harus saya lengkapi adalah —> Pernyataan tambahan dan surat keterangan tambahan (Belehrung und zusätliche Erklärung). Nah, itu apa ya mas? Saya gak ngerti.“

          zusätlich: artinya tambahan Erklärung: keterangan atau penjelasan. Kalau konteks ini keterangan tambahan misal, kamu dapat beasiswa, dapat jaminan dari seseorang yang tinggal di Jerman. Dan kalau Belehrung artinya pernyataan tambahan ini kalau ga salah kemaren saya ga kasih deh. Yah Belehrung disini ini kurang lebih serupa dengan zusätliche Erklärung….

  • eleonora

    Mas indra, mo ty nih, kl misalnya ke VHS Aachen, kan mesti ikutin placement test dulu tuh, nah waktu itu peginya pake visa apa ya? jd bingung … pake visa turis biasa / visa yg 3bln itu yak? ^^

    • tetep pake visa Student sih, nanti Anmeldebestätigung setelah pendaftaran itu bisa dipake buat daftar visa… Jangan daftar pake visa turis atau kunjungan sementara karena nanti mau merubah visa Student harus pulang ke Indonesia….

  • eleonora

    tp kan blm keterima di VHS nya nih, cm mo kesana buat test aja, bknnya butuh sprt offer/acceptance letter gt ya? atau minta surat dari VHS nya kl kt mo kesana buat test / gmn ya?

    • mau tanya balik dong, setelah test langsung balik ke Indonesia ga?
      Placement test ga berpengaruh keterima atau ga. Kan itu akan berpengaruh diterima di level mana…
      Minta aja Surat buat apply visa, nanti dikasi kok. Tetap bisa kok, walaupun cuma test.

  • eleonora

    mau nya abis test langsung kursus, ngak balik indo lg. hehe, ngak mo bolak balik 😀 … ooh ok, jd pake surat utk buat visa dari VHS nya, apply visa student gt ya. ^^ danke schön …..

    • nah kan kalau mau Kursus kan ga perlu pusing, karena yang dibutuhkan surat penerimaan buat test sebagai syarat visa… Nanti kamu dapat visa Student buat Persiapan studi yang berlaku 3 bulan sejak masa berlaku, terus sampai di Jerman perpanjang deh itu visa….

  • eleonora

    oh sip, dah clear skrg. hehe … explanationnya top cer 😉 danke schön

  • azzam

    mas, mau nanya lagi,di Indo sy pny A1, rencana sy mau lanjutin sprachkurse di sana karena program b inggris sy untuk master disana kayakx g keterima mengingat blum ada LOA yg masuk ke email sy,nah sy mau ngambil program b jerman dan otomatis harus bisa b jerman then sy mau ngambil sprachkurse disana,apakah disana diadakan placement test?mungkin sj sy bisa lansung A2 karena di sini sy selalu belajar b jerman tetapi otodidak dr dw,kemudian uang sy sekitar 8040 to, apakah cukup uang itu untuk biaya sampai keterima di uni?dan apakah mungkin sy bisa sambl kerja yang mas bilang”gak terikat hukum”?maaf klo pertanyaan x banyak,mohon pencerahan…

    • Hallo Azzam,

      sebenarnya mau kuliah bahasa Inggris atau bahasa Jerman?

  • azzam

    bahasa jerman,karena b inggris kayakx ga keterima….

    • baiklah kalau mau lanjut kuliah berbahasa Jerman. Pertama, perlu diketahui, kalau untuk kuliah berbahasa Jerman, kemampuan bahasa minimal setara C1, atau DSH 2, Test Daf 4×4. Nah berhubung untuk menuju level ini perjalanannya sangat panjang, setidaknya, saya menyarankan untuk lanjut di Jerman minimal level B2, karena bisa menghemat waktu kamu Sprachkurs di Jerman dan pastinya dana juga bisa dipangkas banyak. Karena Visa Student untuk Spachkurs bisa diperpanjang maksimal 2 tahun. Estimasi saya untuk mencapai level C1 setidaknya sekitar 1 Tahun 6 bulan keseluruhan belajar Intensiv….

      “apakah disana diadakan placement test?“
      pastinya, hanya beberapa Sprachkurs untuk persiapan DSH hanya membutuhkan Sertifikat B2“. Kebayakan orang Indonesia di Jerman, kemampuan mereka di Indonesia akan turun sedikit di Jerman setelah Placement test, misal di Indonesia B1, setelah Placement test turun sekitar jadi A2.

      “ apakah cukup uang itu untuk biaya sampai keterima di uni?“
      cukup, asal tinggal di kota selain kota besar di Jerman. Dan pastinya dengan gaya hidup sederhana, ga sering makan diluar, ga sering nongkrong di Cafe, sewa rumah tidak lebih dari €250. Asal bisa memangkas pengeluaran rutin, pengalaman saya satu tahun sangat mungkin.

      “dan apakah mungkin sy bisa sambl kerja yang mas bilang”gak terikat hukum”?“
      Bisa banget, bahkan di kota2 di Jerman Timur aja pekerjaan ada kok tapi tidak sebanyak di kota2 di bekas jerman barat ya. Kuncinya dengan rajin keliling melihat depan cafe dan restaurant, pasti ada pengumuman lowongan kerja, misal cuci piring, dll. atau lihat ebay kleinen Anzeigen, koran2 gratis mingguan pasti banyak lowongan.

      saran saya, kalau terbentur masalah keuangan, dari awal pastikan kamu ke Jerman minimal B2, karena di Jerman banyak Sprachkurs yang disediakan dari Universitas dengan Zulassung dari Universitas dan terdaftar mahasiswa di Universitas tersebut dan bisa dapat fasilitas seperti mahasiwa normal. Rekomendasi: DSH Vorbereitungskurs FH Köln dan DSH Vorbereitungskurs Uni Jena. Biaya sekitar €568 per semester plus sekitar €258 buat semester ticket. Agak mahal biaya kurs tapi oke. Karena saya pernah DSH kurs di Uni Jena.

  • azzam

    wah…terimakasih mas atas jawabannya,satu lagi mas misalkan saya ambil sprachcurse disana,ambil biaya bulanan 500euro,nah klo kerja smbilan seperti yang mas sebutkan kira-kira berapa persen bisa ngebantu?danke

    • Tergantung sih. Berapa banyak frekuensi kamu berkerja dan bayarannya. setidaknya kalau Nebenjob atau Teilzeit €150 sampai €250…

  • eleonora

    mas indra, mo ty nih … bagusan VHS di berlin / Hartnackshule ya? familiar ngak? trus yg Harnackschule itu b2 sekitar 3 bulan dah kelar bs lgs c1 gt. sdgkan kl VHS itu jg sekitar 3 bln tp cm utk B2.0 gt, total utk smpe b.2.2 brarti jd 9 bulan gitu. DUa2nya intensiv (100hours). jd bingung … mohon advis donk mas … bingoeng … danke schon

    • wah pertanyaan bagus tapi saya kurang tahu, kategori bagus itu seperti apa. Tapi kebanyakan teman goethe saya pada lanjut Sprachkurs di hartnackschule, tapi bukan berarti bagus kan…

  • azzam

    mas,kemarin sy sudah dapat notifikasi dr DB,bahwa rekening sy sdh dibuka,nah setelah itu misalkan sy kirim uang yg 8040 itu,bagai mana sy mengetahui uang itu sdh masuk ke rek sy?mohon share pengalaman mas dlu ketika di step ini?mungkin sy terlalu takut karena uang itu tdk sedikit,rencana mau sprachkurse di vhs bonn.

    • Nanti ada pemberitahuan berupa Kontoauszug (sejenis Print out rekening terbaru) yang dikirim ke alamat rumah yang diisi kemaren..

  • Copy Paste dari Chsteve

    http://jermandes.wordpress.com/2013/06/26/6-alasan-mengapa-tidak-diterima-di-program-s2-master-jerman/#comment-2217

    Halo Mas Wahid, makasih ni infonya.
    Saya sudah dapat zulassung untuk DSH kurs di Jena, masi harus tes penempatan sih.
    Ad yang saya masi bingung dan mau tanya ke Mas Indra, tapi ga tau bagusnya di thread yg mana karena ga ad yang bener2 untu DSH kurs.
    Mas Wahid kemaren DSH di VHS Aachen berapa lama ya?
    Buat Mas Indra (kalau nanti pas lewat dan baca) , kemaren DSH di Jena nya berapa lama?
    Di Zulassung itu saya dapat biaya yang harus ditransfer jadi 2 bagian. Nah emg kita harus transfer biaya pertama yang 100 itu?
    Dan untuk tinggal nya apakah di studentwerk juga?
    Dan menurut Mas Indra gmn DSH kurs nya di Jena? Apakah ok? Saat ini saya masi menunggu jawaban dr bbrp uni lagi, meskipun Jena merupakan salah satu tujuan utama.
    Maaf ni kalau saya banyak bertanya.
    Terima kasih banyak nih.

    • Wahidyankf menjawab:

      Halo Steve..

      Saya sekitar 3 bulanan di DSH VHS Aachen. 🙂

      Semoga lancar yah proses ke sininya.. 🙂

    • hallo steve,

      “kemaren DSH di Jena nya berapa lama?“
      saya setelah placement test dapat kelas 1 C atau yang cuma 1 semester kelompok C.

      “Di Zulassung itu saya dapat biaya yang harus ditransfer jadi 2 bagian. Nah emg kita harus transfer biaya pertama yang 100 itu?“
      Yup itu biaya sekitar €100 adalah semester beitrag, iya ga sih? coba cek lagi saya lupa2 ingat nih. Itu biaya semester ticket, buat kereta gratis antar kota dalam satu Thüringen atau negara bagian dan Transport dalam kota Jena. Kalau ga salah berikutnya €568 adalah Kursgebühr nya…
      *Jangan lupa semua bukti transfer disimpan, nanti ditunjukan kalau pas (Einschreibung) daftar ulang.

      “Dan untuk tinggal nya apakah di studentwerk juga?“
      Iya, kan di Zulassung itu juga dapat form untuk tinggal di Studentenwohnheime di Studentenwerk, Saran saya ambil Wohnheim di Stauffenbergstr. atau Karl-Marx-Alle karena dekat Supermarket Kaufland dan Netto, dan halte Straßenbahn cuma 5 menit jalan kaki. Atm dan kantor pos juga deket.

      “Dan menurut Mas Indra gmn DSH kurs nya di Jena? Apakah ok?“
      Kalau saya kasi bewertung, ya 1.5 lah atau sehr gut. Lektorinen nya baik, kita banyak latihan soal, diskusi, Redemittel buat diskusi, Textproduktion. Ada Tutorium seminggu sekali oleh mahasiswa DaF buat sekedar mengulang meteri, latihan soal sejenis, bertanya sesukanya ke Tutor (disini saya lebih mengerti dibanding di Kelas), ada Stammtisch setiap seminggu sekali buat kumpul dan ngobrol2 dengan teman2 satu kelas atau kelas lain. Ada Ausflug atau jalan2 ke Kastil2 di Thüringen, Kamp konsentrasi di WEimar, Museum, dan semua diatas Gratis alias tidak bayar lagi. DAn pastinya kita dapat Studentenausweiss, jadi fasiltas ala Mahasiswa melekat.

      Maaf juga kalau kebanyakan jawabnya,, hehehe

      • …wah makasih banyak ya…gpp banyak banyak aj jawabnya. Karena sana juga dapet dr bonn buat dsh tp biayanya lebih mahal dan kelihatannya Jena lebih menarerdasarkan cerita mas Indra.
        Kalau boleh tahu, skrg apakah Mas Indra di Jena uni?
        Apakah zulassung yg saya dapat bisa saya gunakan untuk pengajuan visa? Karena zulassungnya hanya untuk Eingangtest doang.
        Mas Indra masuk DSH nya dengan basis sertifikat apa? B2 ya? Apakah benar kalau kita bisa saja ditolak masuk ke DSH kurs? Maklum saya hanya ad B1 dan dari zulassung yg saya dapat kelihatannya ad kemungkinan kalau kita Eingangtestnya ga lewat bisa ga diterima gitu.
        Di Zulassung saya ga ada info mengenai studentenwerk nya. Apakah saya harus daftar saja lewat online web nya?
        Sorry ni kalau nanyanya banyak,soalnya saya masi rada serem juga buat testnya.
        Mas Indra kemaren dr Indo juga atau sudah di Jerman ketika daftar DSH nya?
        Makasih banyak ni mah.

        • “Kalau boleh tahu, skrg apakah Mas Indra di Jena uni?“
          Saya sudah tidak di Jena sejak September 2012. Sdh hampir setahun lah..

          “Apakah zulassung yg saya dapat bisa saya gunakan untuk pengajuan visa?“
          Tetap bisa karena semua kita dapat visa sementara yang berlaku 90 Hari sejak tanggal tiba. Nanti setelah tes penempatan kamu dapat surat khusus buat buat pengajuan perpanjangan visa…

          “Mas Indra masuk DSH nya dengan basis sertifikat apa? B2 ya?“
          Yoi kemaren pake B2, tapi B1 juga bisa kok.

          “Apakah benar kalau kita bisa saja ditolak masuk ke DSH kurs?“
          Ga mungkin ditolak, lah kan itu ada perintah transfer biaya DSH-Kurs yang dilakukan sebelum Einschreibung. Kecuali skor Tes kamu bener2 rendah bahkan masuk B1 satupun masih cukup sulit. Tapi untungnya soal testnya gampang kok.

          “saya harus daftar saja lewat online web nya?“
          Coba daftar aja langsung, kalu belum dapat juga langsung aja daftar pas tiba di Jena. Nanti kamu masuk grup mahasiswa Indonesia di Jena via Facebook “Indonesian Students Community Jena“. Nanti banyak kok yang mau kasih tebengan sementara.

          “Mas Indra kemaren dr Indo juga atau sudah di Jerman ketika daftar DSH nya?“
          Masih dari Indonesia kok kemaren.

          Biar ga serem latihan soal online disini nih…
          http://www.schubert-verlag.de/aufgaben/uebungen_c1/c1_erkund_uebungen_index.htm

          bisa mulai dari B1 kalau ga yakin, kalau menurut saya, soal Eingangtest nya setara B1. Banyak latihan soal aja biar ga parah bgt.

          • Wah…makasi banyak banyak ni Mas Indra buat jawabannya.
            Td baru saya baca lagi ternyata ad link nya di paling bawah kecil sekali untuk studentwohnheim nya(maklum saya lihat di hp). Saya lg di daerah pinggiran ga ada laptop dll cuma modal hp sama gprs (masih daerah berkembang). Saya baca baca katanya kesempatan dapetnya lumayan kecil ya hahaha untuk studentwohnheim.
            Kalau boleh tau, itu test penempatannya tertulis aja ato ad seperti ujian gitu mas?
            Maaf ni nanya nya beruntun, kemaren Mas Indra bikin visa nya brp lama ya? Meski pun tiap org bisa variasi ya kira kira saya bisa estimasi lah nanti berdasarkan pengalaman Mas Indra. Karena saya dapat termin tgl 21 agustus sementara testnya tangga 30 september. Jadi saya sedikit khawatir. Mengingat saya pernah ditolak visanya.
            Sekian dulu pertanyaan saya.
            Terima kasih banyak ya Mas Indra. Sudah sangat membantu sekali infonya buat saya. Langkah berikutnya tinggal mendaftar visa.

  • hehehe, baiklah…
    “Kalau boleh tau, itu test penempatannya tertulis aja ato ad seperti ujian gitu mas?“
    kemaren ujian tertulis doang tanpa lisan,,,

    “kemaren Mas Indra bikin visa nya brp lama ya?“
    kemaren 3 minggu kurang deh,, agak cepet sih untuk apply Wintersemester…dan biasanya 3-4 Minggu sih jadinya… Sepertinya bisa sih selesai sebelum 30 sept, bilang aja kalau kamu ada test tgl segitu jadi setidaknya tgl 29 sudah sampe sambil agak memohon-mohon gitu…

    • ..ok Mas Indra makasih banyak buat info nya…

  • Halo, nama saya Tera dan sekarang lagi kursus B1 di Goethe. Rencananya saya mau lanjut B2 di Hartnackschule dan sudah transfer tp cuma dpt email bukti pembayaran. Kalau untuk Bescheinigung harus minta langsung ke Hartnackschule ya?
    Terus utk Visum harus buat motivation letter, kira-kira ada yg punya contohnya utk Sprachkurs? Danke im Voraus 🙂

    • Iya minta langsung aja. Dulu sih saya ga pakai motivation letter tapi kalau perlu bisa bikin kok ambil contoh motivation letter buat daftar uni di blog ini. Tinggal di sebutkan bahwa setelah selesai sprachkurs akan melanjutkan studi di Jerman.

      • yang Bescheinigung harus dilampirkan nggak mas? Atau bisa pakai bukti pembayaran aja? Soalnya saya sudah kirim email ke tempat lesnya berkali-kali tp belum ada jawaban

        • Masalahnya saya kmrn ga sprachkurs di Hartnack, jadi saya ga tau bentuk bukti pembayarannya,, kalau bukti pembayarannya sudah termasuk Bescheinigungnya ya bisa sih harusnya…

          • Cuma dicantumin jumlah yg dibayar, level apa yg diambil, dan jumlah jam kursus sih .__. Baiklah, makasih banyak buat infonya ya mas 😀

  • Gina19

    Halo mas, mau nanya…

    Saya ada rencana untuk apply master periode winter 2014, tetapi syaratnya harus C1. Sekarang saya sedang kursus di goethe super intensif dan perkiraan sampai bulan desember akan mendapatkan sertifikat B1. Saya berencana untuk mengambil sprachkurs di jerman pada bulan maret/april. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah cukup waktu 6 bulan (april-oktober) untuk mendapatkan C1? Dan apakah jika saya mendaftar sprachkurs di uni saya akan otomatis menjadi student uni tersebut?

    Mohon jawabannya mas 🙂

    • Hallo,

      pertanyaan bagus ini, Pertama kamu harus liat tanggal deadline pendaftaran Universitas Kamu. Kalau winter semester biasanya 15 Juli, tapi ada juga yang bulan Februari, april juga. Tergantung jurusan kamu.

      Kalau kamu sudah dapat deadlinenya, kita mulai memikirkan jenjang levelnya dengan membaca ini
      http://jermandes.wordpress.com/2013/07/07/tingkatan-les-dan-sertifikasi-bahasa-jerman/
      Untuk sampai C1 dengan asumsi memiliki Sertifikat antara DSH 2, Test DaF 4×4, atau Sertifikat C1 bisa dicapai dengan mengambil B2 superintensif di Goethe Jakarta 2x triwulan (3 bulan) yah 6 bulan, berarti sampai bulan Juni saja kamu baru selesai B2. Kalau kamu mau ambil C1 Untuk WIntersemester 2014, berarti ga sempat. Kecuali kalau kamu setelah punya ZD setara B1 langsung berangkat ke Jerman lanjut SUperintensiv disini, ini sangat mungkin, karena disini ada namanya Kompaktkurs dimana level B2-C1 digabung dalam waktu 4 bulan. Dan banyak yang dapat sertifikat setara C1 dengan cara ini, tapi hati2, sebagian dari mereka yang saya kenal, langsung lompat dari B1 langsung ambil DSH-Kurs yang gabungan B2-C1 sering mengeluh ke saya karena stress di masa Kuliah, karena banyak kosakata penting yang dipelajari selama B2 tidak dipelajari semua. Jadi usaha mereka seperti dua kali, belajar bahasa Jerman lagi, sambil kuliah… zu spät… harusnya dari awal mantepkan…

      SPrachkurs dari Uni yang saya rekomendasi ada beberapa yang menurut saya dan pengalaman teman-teman oke, mereka adalah DSH-Kurs Uni Jena (minimum ZD), DSH Kurs TU Ilmenau (minimum ZD), DSH Kurs FH Köln (Syarat minimum punya sertifkat B2), das Vorbereitungssemester FH Fulda. Semua biaya kursnya sekitar €568 + Semestertiket sekitar €250, dan semua kita terdaftar sebagai Student di Uni bersangkutan, otomatis kita dapat Fasilitas Full ala mahasiswa. Kecuali izin kerja, kita cuma dapat waktu liburan saja…

  • halo gan,, mau tanya
    apakah sertifikat goethe itu ada masa berlakunya?
    kalo ada, berlaku selama berapa bulan. terima kasih

    • Di sertifikatnya sih tidak tertera. Tapi setidaknya dalam 2 tahun ke depan masih valid kok… asal bahasa Jermannya terus digunakan rutin…

    • wahidyankf

      Setau saya sih gak ada yah.. Tapi gak tau juga.. 😀

  • masterkillhunter

    Halo Mas Wahid,saya mau tanya,nih.
    soalnya saya ada sedikit masalah tentang pengurusan Visa saya. sewaktu saya mau mengajukan visa, saya kasihlah berkas-berkas saya yang diperlukan untuk mengajukan Visa,kebetulan saya mau kursus dulu di Jerman lalu setelah itu lanjut kuliah S1 di sana. tiba saatnya saya menyerahkan surat bukti bahwa saya telah terdaftar di Sprachkurs. saya menyerahkan surat tersebut berupa Anmeldekarte. semula mereka menerimanya tapi setelah 7 minggu lebih kedepannya mereka mempermasalahkannya. dan mereka meminta saya untuk menyerahkan Anmeldebestätigung dari sprachkurs. yang ingin saya tanyakan, Mas bisa tidak memberikan contoh Anmeldebestätigung yang dimaksud? yang isinya berupa, lamanya belajar di Sprachkurs, kapan mulainya,dll. soalnya saya belum pernah lihat. dan bibi saya juga kurang mengerti mengenai itu. untuk mempermudah agar bibi saya bisa menguruskan surat Anmeldebestätigung yang dimaksud ke Sprachkurs,saya membutuhkan sebuah atau beberapa contohnya. Maaf jika merepotkan. sebelumnya terima kasih 🙂

    • wahidyankf

      Halo..

      Saya gak bisa ngasih itu, karena punya saya udah gak ada.. X_x Tapi harusnya Sprachkurs kamu tau kok tentang itu.. Kamu bilang aja ke tempat les kamu kalau kamu butuh untuk mengurus visa, harusnya mereka sudah terbiasa memberikan itu.. 🙂

  • Pingback: FAQ tentang Studienkolleg (Untuk Lulusan SMA) | JERMAN-NDES!!!!!()

  • hi mas wahid mo ty lagi donk, kalo mo bikin visa gitu mesti minimal uda daftar utk sprachkurs 3 bln nih, nih dari uni yg saya mo daftar utk 2014 nanti itu bakalan ada sistem pendaftaran online, jd kl sy mo apply skrg cm ada application form sementara, yang mreka bisa sediakan cm 2 terms (@ 5weeks/term nya). nah ini cukup ngak ya utk sy apply visa nya? dankeee

    • oops ada yg ketinggalan mas. jd termnya itu 27 jan 2014 – 28 jan 2014 sama 17 mar 2014 – 17 april 2014.

    • wahidyankf

      Halo Bruenique..

      Maaf saya kurang nangkep pertanyaan kamu.. Tapi kalau kamu nanya apa yang dibutuhin, kamu butuh Zulassung dari mereka, dan bukan form pendaftaran. 🙂

      • Hehee. Tp mo dpt offer letter mesti isi formulir trus byr dl mas. Nah mreka blm bs provide application form utk 3 bln. Kl misalnya sy cm daftar utk total 10mgg sprachachule n dpt offer letternya jg cm 10mgg gt utk visa bs nga ya? Soalnya nga smpw 3bln.

        • wahidyankf

          kalo gitu cari tempat lain yang bisa lama.. banyak kok.. 😉

  • Agnes

    Halo, nama saya Agnes. Saya lulusan sma dan mau melanjutkan studi musik di udk berlin. Tetapi saya ingin mengikuti sprachschule dari uni. Setelah saya baca website udk berlin, tidak tertera apakah siswa deutschkurs mendapat semester tiket, krn utk 1semester hanya 120€. Apakah ada uni Di berlin yg menawarkan deutschkurs dan peserta deutschkurs mendapat semester ticket? Apakah bisa, jika saya daftar di freie universitat berlin , tetapi kuliah di udk berlin? Danke.

    • wahidyankf

      Halo Agnes..

      1. Jujur saya kurang tahu. karena tidak pernah kuliah di sana. Tapi sepanjang pengetahuan saya, Semesterticket hanya diperuntukkan untuk mahasiswa, dan bukan peserta kursus bahasa (jarang banget ada kalo ada).

      2. Saya agak bingung, kenapa kamu kuliah dan daftar di 2 tempat yang berbeda? -__-“

    • kalau Sprachkurs dari Uni yang bisa dapat Semesterticket yang saya tahu ada 2. Uni Jena dan FH Köln. Semesterbeitrag nya untuk semester tiket masing2 sekitar €258. Kursbeitrag nya €568. Dua2nya bisa daftar untuk Universitas lain. Saran saya, untuk awal-awal daftar dulu jurusan yang ada disana. Tapi ada baiknya tanya dulu ke masing2 sekretariat soalnya lulusan SMA bisa atau ga? Oiya itu masing2 DSH-Kurs yang minimal kemapuan bahasa B2. Khusus Uni Jena B1 bisa tapi nanti ada Einstuffungstest…

  • maria

    Salam kenal sebelumnya.. mungkin pertanyaan saya berbeda dr sebelum2nya tapi saya pikir siapa tahu ada info yg bisa dishare.. saya berencana untuk sekolah bakery di jerman..dari info yang saya dapat, itu semacam sekolah pemerintah(akademy), masa studi 3thn dan langsung praktek kerja.. untuk ini info yg saya dapat masih simpang siur, ada yg bilang utk daftar sekolah spt itu hanya boleh warga negara jerman, tapi saya kenal salah satu chef bakery di jakarta yg dulunya dia ambil sekolah bakery di jerman itu selama 3th dan kmdn bekerja disana 10th, dia bilang sy harus kontak arbeitsamt disana sehubungan dgn wajib prakteknya.. tp yg jelas berarti meski bukan WN jerman bisa sekolah bakery itu.. so mana yg benar?
    Jadi plannya saya ambil sekolah bahasa dulu trus ambil bakery school itu.. next question. .saya single mother, apakah bisa saya membawa serta anak saya kl sy apply visa student?.. (inipun simpang siur infonya, sy sempat tanya di goethe katanya bisa asal ada penjamin/ada keluarga disana.. o ya om saya sdh warga negara jerman, ada yg bilang juga tidak bisa kalau bawa anak)

    • wahidyankf

      Halo Ibu Maria..

      1. Saya kurang tau kalau masalah belajar di sekolah kuliner yang ada di Jerman. Mungkin ibu bisa memakai pengalaman dari kenalan chef ibu tersebut, karena dia yang sudah pernah hands on experience di jalur itu. 🙂

      2. Kalau masalah bawa anak yang jelas kita harus punya kerjaan tetap di sini atau menyediakan uang jaminan yang besarnya sama. 🙂 Tapi jelasnya silakan ibu tanyakan lagi ke kedutaan, karena kedutaan adalah sumber informasi utama di dalam hal ini. 🙂

  • hi, mo ty donk, kan ini sy apply visa uda dari tgl 27Nov13 nih, tp smpe skrg blm ada telp. Sy cb telp ke embassy bagian visa, n katanya mreka ada ngirim surat ke sy dari tgl 27 Dec 2013, tp ngak mo kasih tau isi suratnya apa (Diterima/ditolak). Dan sampe skrg suratnya pun blm sy terima, pdhal uda lama, and pihak embassy ngotot sy mesti nunggu 1 minggu lagi. Pdhal sprachschule sy bakalan mulai tgl 27 Jan ini. Kl berita dari embassy jerman dikirim via surat begitu, apakah itu pasti visa sy DITOLAK? tq

    • wahidyankf

      Hm.. Saya kurang tahu, tapi mungkin aja ada masalah.

  • furqon

    mas wahid, mau nanya nih, kalo saya ambil sprachkurs di vhs itu bisa untuk perpanjang visa gak sih ? soalnya saya disini udah ada visa sprachkurs selama 3 bulan, takutnya gak bisa diperpanjang buan maret nanti, makasih sebelumnya.

    • Hallo Furqon,

      Admin Wahid lagi sibuk klausur, saya mau bantu jawab…
      Setahu saya bisa kok dari VHS manapun buat perpanjang VISA, jangan lupa Teilnahmebescheinigug atau surat keterangan dari VHS untuk kelas berikutnya yang akan diambil…

      • furqon

        makasih mas indra, kalau saya ambil kelas yang jadwalnya nggak tiap hari masuknya gimana ? apakah masih bisa untuk memperpanjang visa ?
        lalu untuk tes penempatan vhs itu apakah berbarengan pada saat pendaftaran atau tidak ?

        • wah sangat disarankan yang tiap hari. Soalnya nanti ditanya. Emang sih belum ada yang dipulangkan karena cuma ikut Kurs yang semiggu sekali. Asal punya alasan yang kuat, silahkan dicoba. Tapi jangan bilang alasannya mau kerja lho ya…

          Test penempatan biasanya duluan baru mendaftar kalau siswa sudah di Jerman. Kalau siswa masih di negara asal daftar dulu baru test penempatan…

        • ahmad13

          Furqon : kamu kemarin appIy visa kursus bahasa kurang dari 3 buIan bukan? kaIau bIeh tau, kemarin pas appIy visa kurang dari 3 buIan pake sertifikat A1 g? dan di persyaratan kan buat aappIy visa kursus kurang dari 3 buIan harus ada reservasi tiket pesawat, itu reservasi tiket pesawatnya pp yang sudah terbayar atau gimana? Iah kaIau mau perpanjang visa bberarti tiket baIik yg sudah dibeIi kan jadi bataI karena mau perpanjang visa ? tIng share ya pengaIamannya, danke

  • mau tanya, kan visa kursus bahasa ada 2, kursus bahasa kurang dari 3 bulan sama lebih dari 3 bulan, kalau semisal saya applynya visa kursus bahasa kurang dari 3 bulan, lalu disaat visa saya mau habis apakah visa kursus bahasa kurang dari 3 bulan saya bisa diperpanjang dengan membuktikan kursus bahasa yang sudah terbayar?
    dankeschon

    • Intinya yang saya tahu, semua visa masuk ke Jerman, baik Sprachkurs atau Study semua berlaku 3 bulan. Setelah itu harus diperpanjang. Nah kalau kamu masuk dengan visa 3 bulan ya, emang semua begitu sih. Nanti diperpanjang dengan membuktikan kalau Sprachkurs kamu lebih dari 3 bulan itu sendiri, dan disamping dokumen lain… Intinya asal Sprachkursnya sudah terbayar dan masuk Setiap hari selama beberapa bulan bisa ko buat perpanjang.

  • ahmad13

    terima kasih banyak kak indra, sekarang jadi paham

  • ahmad13

    mau tanya lagi kak, apakah vhs itu rata rata buka kursusnya setiap bulan atau bulan tertentu? dan apakah ada kursus yg dimulai sekitar bulan juli dari pengalaman tahun sebelumnya? soalnya saya cari prgram kursus di setiap vhs kta besar bulan juli belum ada, karena kebanyakan tiap vhs cuma nampilkan prgram kursusnya dari januari sampai juni, soalnya saya berencana mau kursus di vhs bulan juli tahun ini,

    • “apakah vhs itu rata rata buka kursusnya setiap bulan atau bulan tertentu?”
      Setahu saya sih, ga setiap bulan, khusus yang kelas Intensiv atau SUperintensiv. Kelas yang seminggu 2 sampai 3x biasanya per 2 bulan. Lebih akurat, lihat websitenya di kota tujuanmu sih.

      “dan apakah ada kursus yg dimulai sekitar bulan juli dari pengalaman tahun sebelumnya?”
      Kalau di kota besar tidak ditawarkan di bulan Juli, mungkin karena bulan Juli-September itu waktunya org Jerman Urlaub… Ini berdasarkan kenalan org Indonesia atau org Jerman sendiri…

      Kalau boleh tahu, Vhs di kota mana aja yg sudah dicari?

  • ahmad13

    di amberg, munchen, Hof, weiden, frankurt, nunrberg, regensburg kak, mau tanya Iagi kak, di persyaratan buat visa kursus kurang dari 3 buIan kan harus ada reservasi tiket pesawat, itu maksudnya tiket pp atau cuma tiket pergi yang sudah terbayar atau cuma bking? yang saya bingung kaIau misaIkan kita mau perpanjang visa , dan kita sudah beIi tiket pp berarti tiket puIang yang sudah kita beIi sewaktu appIy visa kita bataIkan atau bisa ditunda sampai kursus berakhir?
    terima kasih banyak kak indra

    • reservasi itu berarti tiket sudah terbayar. Kamu harus pertimbangkan matang-matang dari awal mau 3 bulan atau lebih sejak dari awal sebelum berangkat. Masalah tiket pulang bisa ditunda atau dibatalkan tentu kamu harus melaporkan ke pihak maskapai. Jadi pikirkan dari awal.

  • ahmad13

    mkasih kak atas jawabannya

    • oiya mungkin cek lagi masalahnya visa 3 bulannya ya… Mungkin peraturannya beda sama yang selama ini kami lakukan. Dsini kebanyakan daftar sprachkurs buat lebih dari 3 bulan… Dan memang tujuan dari awalnya memang tinggal lebih dari 1 tahun..

  • MindHeaven

    Kak, kalau ipk saya ga mencapai 2.75 , tepatnya di 2.73 masih bisa ga kak ?

    terus untuk dapat beasiswa caranya gimana ya ?

    Biaya awal dari sini ampe nyampe jerman kira2 berapa ya

    • Indra Prasetyo

      Kalau IPK 2.73 masih bisa kok. Cuma emg saingannya agak berat jadi jangan terlalu berharap keterima di Universitas besar ya.

      Kalau mau dapat beasiswa IPK, terus terang aja setiap pemberi beasiswa pasti ada batas minimal IPK, mohon di cek lagi di lembaga pemberi baesiswanya…

      Silahkan eksplor blog ini semua sudah ada…

  • Fera Dewi Zafira

    Mas , mau tanya kalo kita mau apply kursus bahasa di vhs tapi kyknya jadwal itu mulainya januari – juli sedangkan mau ambilnya start di aguatus aja itu gimana untuk urus visanya sama apply kursusnya

    • Indra Prasetyo

      cari yang sesuai dengan rencana keberangkatan. Kan VHS ada tiap kota di Jerman. Atau mba berangkat mengikuti jadwal kursus di VHS. Mohon diperhatikan kalau belajar bahasa Jerman di VHS untuk persiapan studi, munngkin dipikirkan baik-baik. Saran saya belajar langsung di Universitas atau Sprachkurs swasta yang ada kursus persiapan studi. IMHO 😀

      • Fera Dewi Zafira

        Mas Indra mau tanya lagi, sy mau ambil program internasional kalo batas waktu submit uni tgl 30 april ini sedang hasil tes ielts blm keluar gimana? Trus kirim berkas bagusnya pakai kurir apa

        • Indra Prasetyo

          Kalau test IELTS sebenarnya tidak bisa ditolerir. Yang bisa ditoleransi itu cuma ijazah pendidikan terakhir dan itu pun harus menyertakan ijazah sementara.

          Itu Pendaftaran langsung Uni atau vis Uni Assist? Kalau via Uni Assist, wassalam. Semoga langsung Uni ya, jadi nanti nego sama bagian adimisi menyusul

          The one and only ya cuma via DHL karena milik Deutsche Post (perusahaan pos plat merah Jerman). Pengiriman lumayan cepet 4-5 hari.

  • Maulana Rusnawi

    hello mas admin, mau tanya dong soal visa untuk kursus bahasa di jerman, saya mempunyai jaminan dari paman saya yang menetap di berlin untuk hal ini. apa saja ya syarat syarat yang saya perlu lampirkan. dan jenis visa apa yang saya perlu ajukan? karena semua biaya dan akomodasi itu dari paman saya. saya perlu informasi ini. dan pertanyaan yang sangat saya ingin tahu apakah dengan visa khursus bahasa saya bisa ambil part time? dan apa bila bisa dokumen apa yang perlu saya punya. dan berapa jam saya bisa bekerja sebagai part time? terima kasih . mohon bantuanya.

    • Indra Prasetyo

      Hallo Maulana,

      nanti Pamannya minta tolong buatkan Verpflichtungserklärung di Ausländeramt di Berlin, Nanti di kolom bagian keuangan, minta tolong beliau centang atau isi kalau beliau menjamin keseluruhan biaya hidup di Jerman. Semoga beliau masih ada ruangan yang cukup buat kamu tinggal karena nanti biasanya ditanya luas ruangan dirumah. Karena di Jerman 1 orang 12 m2. Jadi kalau tinggal di rumah itu lebih dari 2 orang tinggal dikalikan saja.

      Visa tetap bisa studi. Kalau kamu mau ambil bachelor atau master nanti apply buat Sprachkurs di Hartnackschule misalnya. Visa persiapan studi cuma bisa kerja di waktu liburan saja dan harus menyertakan Ferienbescheinigung untuk bisa kerja. Batas waktu kerja cuma boleh di waktu liburan saja

      • Maulana najib

        Terima kasih mas indra, atas tanggapannya. kalau boleh tahu di mana ya saya bisa mendapatkan Ferienbescheinigung nya? apakah saya mengurusnya di indonesia atau di berlin?

        • Indra Prasetyo

          pastinya di tempat kamu belajar behasa Jerman nanti. Syaratnya 2: pertama adalah kamu saat itu terdaftar aktif sebaga siswa mereka untuk kursus Superintensiv dan kedua adalah kamu sudah mendaftar Kelas Superintensiv periode berikutnya kalau perlu sudah bayar full. Terus nanti kamu urus Steuer (pajak) di Steueramt Berlin. Jangan lupa minta dokumen atau bukti asuransi kesehatan kamu yang masih berlaku, jangan lupa minta ke pihak asuransi semacam Renteversicherung, Arbeitsunfallversicherung. Saya lupa apa namanya itu, nanti Email aja pihak Asuransi minta dokumen untuk Kerja di Jerman…

          • Maulana najib

            guten morgen, mas indra. thank you banget ya jawabananya dan saya masih perlu tanya lagi, untuk mendapatakan Ferienbescheinigung nya ini saya bisa mengajukan nya dari awal pendaftaran kan mas, dan soal pihak asuransi apakah saya perlu melapirkan hal lain untuk meminta dokumen untuk kerja. maaf sekali banyak tanya, saya ingin sekali belajar di jerman dan tentu saja belajar saja tidak cukup kalau tidak punya penghasilan sampingan karena itu saya ingin tahu semuanya sebelum memulai. terima kasih mas indra.

          • Indra Prasetyo

            bisa asal masih ada waktu liburan ya, misal kamu daftar bulan Agustus sementara mulai belajar bulan Oktober kan ada jeda waktu bisa kamu manfaatkan untuk kerja. Nanti kirim Email aja minta dokumen pelengkap untuk Kerja, saya lupa itu namanya apa. Nanti tanya Arbeitgeber km ya, Sozialversicherung, Renteversicherung atau apa itu namanya. Itu otomatis jadi satu sama asuransi kesehatan, nanti semacam dikasi nomor gitu dari asuransinya. Nah nomornya itu nanti buat pemberi kerja bayarin Asuransi tambahan km. Untuk urus ini ga sulit ya, jadi jangan khawatir.

          • Maulana najib

            terima kasih sekali untuk tanggapan nya. saya benar benar terbantu dengan yang mas sampaikan. sukses selalu. see you on the top- hope to see you in berlin.

          • Indra Prasetyo

            yoi, kita udah beberapa kali di Jerman kopdar sama yang sudah kita bantu, tapi ga banyak sih. Seru tuh pasti…

  • Rissa Putri Arti

    Hallo mas admin saya mau bertanya, syarat untuk mengurus visa untuk kursus bahasa dijerman itu apa saja ya?? Kebetulan saya tidk punya kelurga disana
    Terima kasih

    • Indra Prasetyo

      Kalau bisa untuk sprachkurs itu masuk Visa nasional karena karena akan tinggal lebih dari 90 hari. Nanti cek aja semua di blog ini ada semua kok lengkap. Atau kunjungi website kedutaan besar Jerman. Syarat bisa dilihat disini
      http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Visa_20idn/03national/allgemein__national.html

      dari saya sih menambahkan nanti dari Indonesia bisa mendaftar Sprachkur untuk program Superintensif yang masuk 5x seminggu sehari 5 jam pertemuan. Langsung booking program selama beberapa bulan ke depan, nanti dari pihak Sprachkurs di Jerman akan mengeluarkan Anmeldebestätigung untuk bukti pembuatan visa. Jadi ketika interview akan ditanya, apa tujuan ke Jerman. Nanti tinggal bilang mau belajar bahasa Jerman di Jerman langsung dengan bukti terlampir. Insya Allah visa pasti keluar kalau tidak ada faktor X

      • Sesilia Susi

        Hi mas Indra, mau tanya, apakah mas Indra tau reputasi Ifa Akademie Stuttgart (https://www.ifa-akademie.de). Jumlah jam belajarnya sih memenuhi syarat visa, harga juga wajar. Saya tertarik dg Ifa Akademie ini. Terima kasih

        • Indra Prasetyo

          mungkin tanya di grup FB PPI Jerman kalau ada PPI Stuttgart untuk lebih akurat… Saya sendiri kurang paham kalau disana, kebetulan juga tidak ada kenalan yang pernah disana

  • Iqbalfawwazi

    mas apa benar untuk pengurusan visa tujuan sprachkurs harus mendaftar di course yang minimal 20 jam per minggu?

    • Indra Prasetyo

      iya memang itu syarat wajib

  • Ilham Faizal

    hallo mas, Indra. saya mau tanya, langsung aja kali ya, saya berniat ingin mendaftar di sprachkurs dan otomatis harus membuat visa Sprachkurs kan mas, tapi saya lihat bahwa visa Sprachkurs itu tidak bisa diperpanjang menjadi visa lain, misal setelah saya sprahckurs saya ingin mengambil FSJ oder BFD atau programm lainnya, apakah itu memungkinkan untuk perubahan visa di jerman ?
    dan untuk masalah pekerjaan jadi kita hanya bisa kerja di waktu kita libur saja ? kalau satu hari 5 jam dan itu pagi sampai siang, sore malam kita bisa bekerja tidak mas indra ?

    ich bedanke Ihnen sehr, ich warte auf Ihnen Antwort.

  • Banu Rinaldi

    Mas, saya mau daftarin tunangan saya untuk visa sprachkurs. Tapi yang masih bingung adalah mengenai motivasi. saya lihat bahwa dari file di kedutaan tidak boleh motivasinya untuk studi. Sedangkan dia hanya ingin belajar jerman utk pembekalan studi S2 tahun 2019 (english program). Terus apakah bisa mendapatkan visa sprachkurs tanpa sertifikasi A1 atau partisipasi kursus jerman sblmnya di indo? Dan apakah bisa mendapatkan starting date visanya sebulan sebelum course mulai?