News Ticker

Biaya Minimum Melanjutkan Studi Ke Jerman (Versi Swalayan)

Berikut ini saya coba rekap total biaya yang dikeluarkan untuk pengurusan keberangkatan ke Jerman. Adapun rincian biaya ini dibuat dengan asumsi-asumsi di bawah ini:

  1. Perhitungan di sini adalah biaya minimum untuk melanjutkan Studi ke Jerman, dengan tanpa menggunakan bantuan agen, dan bantuan dari beasiswa.
  2. Hitungan di sini adalah biaya kasar. Artinya, bisa lebih maupun kurang. Tetapi saya berusaha sebisa mungkin untuk memperkecil antara biar faktual dan biaya rencana.
  3. Perhitungan tidak memasukkan biaya transportasi, dan biaya hidup selama masa pengurusan persiapan studi ke Jerman.
  4. Asumsi sertifikat bahasa jerman yang dibutuhkan adalah setingkat ZD. Dengan begitu, jika mengambil kelas universitas yang berbahasa jerman, akan ada biaya tambahan untuk kelas persiapan DSH, sesuai universitas yang dituju.
  5. Rincian biaya hanya sampai kita naik ke dalam pesawat menuju Jerman.
  6. Uang jaminan sebesar sekitar 8100 euro akan digunakan untuk biaya hidup selama satu tahun.
  7. Diasumsikan pembaca sudah memiliki pengetahuan berbahasa inggris yang cukup untuk mengikuti ujian sertifikasi TOEFL/IELTS. Sehingga tidak perlu untuk mengikuti kelas persiapan bahasa Inggris lagi.
  8. Diasumsikan pendaftaran dilakukan ke 5 kampus yang ada di jerman. Dan di antara kelima kampus tersebut, ada minimal 1 kampus yang keterima.
  9. Tidak memasukkan biaya pendidikan dari kampus yang akan dimasuki.
  10. Harap dicatat bahwa pembukaan blocked accountΒ rekening Deutsche Bank akan dikenai biaya administrasi sebesar kurang lebih 50 Euro (jaman saya segini). Pastikan biaya administrasi ini ikut ditransfer di luar besaran blocked account yang ditentukan.
  11. Besaran biaya untuk membuat blocked account, dan tiket pesawat akan diberikan dalam besaran euro dan US dollar. Hal ini dikarenakan kurs yang relatif dinamis, dan karena memang besaran yang kita bayar ditentukan dengan mata uang tersebut.

Okeh, langsung aja. Ini dia rincian biayanya. Semoga bisa membantu. πŸ˜€

————————————————-

Perihal

Total Biaya <=>Β Biaya Satuan

————————————————-

  • Superintensif Jerman di Goethe Institut Indonesia Sampai Level B1 + Buku (2 x Superintensif)

Rp 13.000.000 <=>Β Rp 2 x 6.500.000

  • Tes TOEFL/IELTS

RpΒ 15.000.000Β <=>Β Rp 2.000.000

  • Β Legalisir dan Kirim Tes TOEFL/IELTS via DHL x 5 Kampus

RpΒ 18.000.000 <=>Β RpΒ 5 x 600.000

  • Tes ZD

RpΒ 19.500.000Β <=>Β Rp1.500.000

  • Legalisir Hasil ZD x 5 Kampus

RpΒ 19.700.000 <=>Β Rp 5 x 40.000

  • Cetak Foto

Rp 19.800.000Β <=>Β Rp 250.000

  • Pembuatan Paspor

Rp 20.100.000 <=>Β Rp 300.000

  • Legalisir Ijazah dan STTB SMA x 10 rangkap

Rp 20.200.000 <=>Β Rp 100.000

  • Legalisir Ijazah dan Transkrip Kuliah x 10 rangkap

Rp 20.300.000 <=>Β Rp 100.000

  • Terjemah Ijazah & STTB SMA, dan Ijazah & Transkrip Kuliah x 10 rangkap

Rp 21.800.000 <=>Β Rp 1.500.000

  • Pengurusan Visa Studi

Rp 22.800.000 <=> Rp 1.000.000

  • Tiket Pesawat Jerman

Rp 22.800.000 + $1.000Β <=> $1.000

  • Pengurusan Blocked Account Deutsche Bank

Rp 32.800.000 + $1.000 + 8.100 EuroΒ <=> +/- 8.100 euro

————————————————————————————————————————————————–

Last 5 posts by wahidyankf

4.00 avg. rating (76% score) - 2 votes
  • wah, mangstab gan.. tapi biaya untuk visa ke Jermannya blm dmasukin, min?

    • wahidyankf

      Udah kok mbak, saya masukin di bagian Pengurusan visa studi. Kemarin saya ngurus habis 60 euro. Tapi di sini saya bulatkan kasar banget jadi Rp 1.000.000. πŸ™‚

  • eh udah ada ding.. gak kebaca hihihi.. muup.. lanjut gan

    • wahidyankf

      Gak apa. Terima kasih sudah berkunjung. πŸ™‚ Mohon bantu untuk disebarkan kalau memang merasa blog ini bermanfaat. πŸ™‚

  • eben

    di dlm list biaya pengurusan blocked account deutsche bank , anda melampirkan duit sebanyak 100 jt ?? kenapa bukan 200 jt ?? sedangkan anda mau ngambil gelar master
    trima kasih

    • wahidyankf

      Saya coba jawab yah eben. Karena saya asumsikan bahwa besaran blocked account dari DB itu sebesar 8050 euro. Dan diasumsikan pula, setelah mulai perkuliahan, kita bisa bekerja parttime dan mengcover biaya hidup. πŸ˜€

      • eben

        jadi gpp ya mas ?? kalo kita mau ngambil master trus depositonya 100 jt ??
        ini info bener2 membantu saya banget..hehe

    • wahidyankf

      BIsa kok kerja di bidang IT sepertinya, kerja di kampus juga banyak kok katanya. Bisa saja sebenarnya uangnya gak dipake, tapi pastikan kamu udah keterima di Universitas dulu. Soalnya kita belum diperbolehkan buat kerja sambilan kalau kita belum keterima di salah satu universitas. πŸ˜€

  • wahidyankf

    Bisa kok, dan FYI, saya juga cuman punya duit segitu doank, tapi nekat aja ke sana. hehehe. πŸ˜€

  • eben

    hebat bgt mas..pada tahun kedua emangnya ga ditagih tuh sama pemerintah sana ??
    dan pada saat pengambilan visa study master S2 , pasti kan pihak kedutaan uda mengakumulasi biaya utk study dsana..
    OOT nih mas , ngambil master di uni apa ??

    • wahidyankf

      nah, kalo itu, ada yang ditagih, ada yang gak. Sebenernya saya kurang tau apa bakal ditagih atau nggak. Tapi kalo kata semua temen saya yang di Jerman, berangkat aja dulu. Take a leap of faith. πŸ˜€ Dan dikedutaan, waktu bikin visa juga cuman ditagih yang 8050 doank kok. πŸ˜€ Saya masih belum keterima di universitas, masih mau ngambil kelas persiapan DSH. tapi pengennya sih masuk salah satu dari universitas TU-9. πŸ˜€

      • eben

        jadi uda dapat visanya blum mas ??
        sry ya mas..saya banyak nanya biar saya ngasih tau info ini ke ortu saya
        thx banget mas

  • wahidyankf

    Belum ben, masih menunggu pengumuman visa saya. Kemungkinan beberapa minggu lagi keluar hehe. Gak apa ben, kita seneng kok bantu orang-orang yang mau ke sana. Dan karna itu juga blog ini dibuat. Sukses yah. πŸ˜€

    • eben

      kalo keterima visanya , nanti diposting ya mas..:D

      • wahidyankf

        sip, insya allah. Minta doanya aja yah biar semuanya lancar. πŸ˜€

  • Dionisius Yusuf

    waduh tiketnya mahal amat mas…dulu tahun 2009 pas aku berangkat ke Jerman pake Thai Airways cuma 5 juta….saran aza: bagi yang mau berangkat coba aza hunting tiket murah dari jauh2 hari, mungkin kisaran one way cuma sekitar 6 juta-an sekarang….malah tahun 2011, waktu masih kuliah, pernah dapat tiket pp dari Jerman – Indo pake Emirates cuma sekitar 575 euro…::)

    • wahidyankf

      Halo mas yusuf… terima kasih sudah berkunjung. πŸ˜€ Iyah mas, emang sengaja saya buat lebih mahal, buat kisaran harga maksimal yang kasar maksudnya. Sama seperti pengurusan visa studi yang menghabiskan 1.000.000 (padahal waktu saya mengurus visa tersebut cuma sekitar 720.000 rupiah).

      Dan yap! bener banget yah teman-teman, disarankan untuk pesan tiket dari jauh-jauh hari. Hal ini dikarenakan memesan tiket pesawat dari jauh-jauh hari akan jauh lebih murah dibandingin kalo mesennya mepet-mepet. πŸ˜€

  • wasesasegara

    mas yoka, terima kasih atas info biayanya.. πŸ™‚
    sekedar mengingatkan untuk tabungan yang dimasukkan ke dalam DB, sepertinya lebih baik dilebihkan sedikit. saya pernah mendengar cerita keberangkatannya di tunda karena (entah kenapa kok bisa) biaya administrasi pembuatan account langsung diambil dari tabungan di account tersebut.

    .w

  • wahidyankf

    Waaa…. ada bisma… welcome bis… πŸ˜€ yup2… lupa gua tulis… harusnya ditambah biaya administrasi sekitar 50 euro buat pembukaannya.. gua tambahin di catatannya deh… hehe.. thx udah ngingetin,.

  • mas terimakasih banyak atas infonya, saya masih kelas 3 sma dan ingin ke jerman, pertamanya saya ingin menggunakan agen tapi setelah baca2 di forum ternyata banyak penipuan, saya ingin mencoba mengurus sendiri, tapi uang saya terbatas, saya mau tanya biaya 100jt yang di deposit apa bisa diambil sesampainya kita disana? apa 100jt itu harus selalu ada di bank per tahun?

    • wahidyankf

      hai Zahratul.. sori yah balesnya agak lama… baru selesai persiapan buat berangkat.. Bisa ko… jadi nanti setelah kita sampai di jerman, uang jaminan kita itu bisa kita pakai untuk kehidupan kita sehari-hari. Bisa diambil perbulan sampai sekitar 600an euro,,, πŸ˜€ well, smangat yah… Insya allah bisa ke sana… πŸ˜€

  • gaga

    saya mau tanya dong kira” sampai berapa lama kita minta kiriman orang tua? maksudnya ingin hidup mandiri cari pekerjaan sendiri.
    yang 100jt itu harus ada di tabungan? kalo habis gimana?

    • wahidyankf

      hallo gaga… Sebenernya sampe kita bisa dapet izin untuk kerja sambilan… nah, sampai bisa kerja sambilan itu adalah ketika kita sudah diterima di salah satu universitas (bukan di studkol atau tempat kursus bahasa). πŸ˜€ uang 100 juta itu, gunananya buat menjamin hidup kita selama setahun, dan bisa kita ambil kira-kira 600 euro perbulan. Dan ketika kita akan memperpanjang visa kita, sejumlah uang harus ada di tabungan kita tersebut, di mana jumlah uang yang harus ada tersebut tergantung dari kota tempat kita tinggal.. πŸ˜€

  • Fikal

    uang 100jt itu wajib harus ada atau tidak perlu mas? trima kasih

    • wahidyankf

      Hallo fikal.. πŸ˜€ uang 100 juta itu wajib,dan menjadi salah satu syarat untuk pembuatan visa studi. uang ini akan diblokir di rekening Deutsche Bank, dan akan kita gunakan untuk menjamin hidup kita selama 1 tahun ke depannya (walaupun biasanya orang indonesia bisa menghemat dan akhirnya menghabiskan uang itu lebih dari setahun).. πŸ˜€

  • YUDHA

    halo mas wahid, sekedar bertanya.. saya lulusan s1 ilmu politik . saya sudah punya impian untuk melanjutkan studi ke jerman jadi sekitar awal tahun depan saya ingin ikut les intensif .yang ingin saya tanyakan, bisa gak kita lanjut s2 tp dgn jurusan berbeda, karena saya mau ambil jurusan bisnis int. apa harus ikut scholarship dl atau bgmn? mohon pencerahanya

  • Makasih banget mas infonya…. update selalu yaa…
    Krn sy agak repot… jd anaku akan pergi lewat agen biar ada yg ngurus….
    Mudah2an agen nya tanggung jawab…

    • wahidyankf

      Sama-sama.. insya allah bakal terus di-update… πŸ™‚

      Oia bu, sekedar saran, berhubung banyak agen yang pelayanannya tidak memuaskan, penting kiranya untuk mengecek kredibilitas dari agen tersebut dari berbagai macam sumber, dan memeriksa dengan mendetail semua perjanjian yang ibu buat dengan agen tersebut.

      Semoga sukses yah bu anaknya. πŸ™‚

  • anny

    sangat membantu sekali blognya mas, kebetulan anak sy juga ingin banget study di jerman, tdnya mau lewat agen tp kok gak sreg krn ada sesuatu yg membuat ragu, akhirnya nih mau nekat mandiri, cuma yg belum banyak tau adalah pilihan univ n jurusan yg tepat. termasuk memilih studkol ,apa mas Wahid bisa bantu?inginnya sih ekonomi akutansi atau bisnis.makasih

    • wahidyankf

      Halo bu Anny, alhamdulillah kalau memang blognya berguna. πŸ˜€

      Iyah bu, kalau memang benar-benar niat, memang ada baiknya mengurus semuanya sendiri, karena biayanya akan berbeda cukup signifikan (bahkan sangat signifikan) dibandingkan dengan menggunakan agen. Lagipula tidak sesulit itu juga kok bu, semua persyaratan sudah ditulis dengan jelas di website kedutaan jerman, dan mereka tidak neko-neko. πŸ˜€

      Kalau untuk memilih univ yang tepat, mungkin salah satu parameternya bisa ibu bisa lihat dari rangking spesifik bidang tertentu untuk bidang yang ingin dimasuki oleh anak ibu. Sebagai tempat mulai, mungkin bisa dilihat di sini:

      http://jermandes.wordpress.com/2012/10/23/rangking-universitas-dan-fh-di-jerman-versi-wirtschafts-woche-11-04-2012/ .

      DIsamping itu, juga perlu diperhatikan biaya hidup perbulan yang perlu dikeluarkan di sana. Sebagai contoh, biaya hidup bulanan di kota besar seperti MΓΌnchen akan lebih tinggi dibandingkan dengan kota kecil yang saya tinggali seperti Aachen misalnya. πŸ˜€

      Kalau untuk studkol, jujur aja saya kurang informasi mengenai ini bu. Karena saya baru ke jerman untuk S2 (saya S1 di dalam negeri). Untuk sekilas info mengenai studkol, bisa ibu lihat di tulisan teman saya di

      http://jermandes.wordpress.com/2012/09/30/sekilas-tentang-studienkolleg-di-jerman-2/ .

      Well, saya doakan semoga anak ibu bisa melanjutkan studi di Jerman. πŸ˜€

  • fadhlan

    kak TOEFL /IELTS tu wajib ya ???

  • bagus

    mas sekarang sudah ketrima di uni german?saya mau ngambil master, tapi untuk program master apa harus ikut tes bahasa german di goethe atau hanya pake tes IELTS sebagai persyaratan?

    • wahidyankf

      Halo bagus, saya sekarang belum keterima di Universitas manapun yang ada di Jerman dan masih les persiapan buat ujian DSH di VHS Aachen. Untuk program master tergantung di univ dan program yang kamu daftar. Jadi, kamu bisa lihat syaratnya di website universitas yang jadi target kamu. πŸ™‚

  • Querida

    Hai mas,makasih yaa blognya berguna skali.. Dpt byk tambahan informasi,sy juga berencana melanjutkan s2 di jerman tp mmg apply beasiswa susah skali,jd maunya dgn biaya sendiri. Cuman kok banyak bgt yaa 100jt? Apakah dgn jaminan dbwh 100jt bs kesana? Thanks b4 mas..

    • wahidyankf

      hai Querida,

      Sama-sama,, alhamdulillah kalau memang blog ini bisa berguna buat kamu… πŸ˜€

      Sayangnya gak kalau kamu tidak mendapatkan beasiswa. Kenapa? Karena pemerintah jerman mewajibkan kita untuk membuat blocked account sejumlah sekitar 8000 euro, di mana uang ini bisa kita pakai untuk biaya hidup kita selama setahun (biasanya orang indonesia bisa lebih dari setahun sampai uang ini habis).

  • Alex

    Bro, informasinya bagus bgt, senang membaca tulisan2nya Bro.
    Btw ane mw tanya2 Bro, ane jg ada rencana kuliah master di jerman tp ane hanya modal iman dan nekad aja mungkin coba au-pair jg hehe
    Kalau lewat au-pair perlu pakai blocked account kaga?

    • wahidyankf

      Halo Alex… Kami senang kalau memang tulisan kami di blog ini berguna buat kamu.. πŸ˜€

      Kalau berdasarkan pengalaman teman saya sih, Au-pair tidak membutuhkan blocked account.. πŸ˜€

  • tessa

    kak biaya setelah studien kolleg gimana kak? apakah lebih mahal atau gmn?

    • wahidyankf

      Hallo Tessa.. Maksudnya biaya untuk apanya yah? Kalau untuk biaya hidupnya sih gak berubah.. (asal masih di kota yang sama)

  • reza

    Mas numpang nanya dong? Kita kan harus nunggu selang beberapa waktu buat ngaktifin account bank nya pas di Deustchland ya, nah saya mau nanya biasanya orang2 bawa berapa sih duit cash buat bulan pertama hidup di jerman.

    • wahidyankf

      Halo reza… Kalo berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman sih untuk amannya kita bawa sejumlah Kaution (Biasanya kaution ini sebesar 2 atau 3 kali kalt miete kita) + Kebutuhan hidup kita sebulan..

      Jadi, kalau misalnya kaution dari wohnung kita 500 euro, maka enaknya kita bawa 500 + 550 euro (1050 euro).. πŸ˜€

  • araitha

    Mas Wahid, mau numpang tanya ya, untuk apply s2 di Jerman enaknya dr Indonesia baru kita ikut kelas ujian DSH atau ikut kelas dulu baru kita applynya dari Jerman langsung?mohon bantuannya ya.Makasih ^^

  • Agnes

    Halo, saya mau tanya, apa beda sertifikat ZD dgn DSH ? Trims.

    • wahidyankf

      Halo Agnes…

      SIngkatnya, ZD itu setara dengan tingkat kemampuan berbahasa jerman B1, dan DSH itu setingkat dengan kemampuan bahasa jerman B2-C1. Disamping itu, tes ZD digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi kita sehari-hari, sedangkan DSH digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa kita di dalam bidang akademis (DSH seperti TOEFL / IELTS Academic module untuk bahasa jerman).

      Untuk lebih jelasnya bisa kamu browsing di mbah google. πŸ˜€

  • Agnes

    Halo, knp sertifikat ZD yg lbh diutamakan, pdhl tingkat DSH lbh tinggi ?

    • wahidyankf

      Halo agnes, karena:

      1. Di indonesia tidak bisa dilakukan tes DSH. Tes DSH hanya diselenggarakan oleh universitas2 yang ada di jerman.

      2. Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman, kalau kamu les terlalu lama di indo, biasanya masalah aussprache kamu akan tertinggal jika dibandingkan dengan orang yang les di Jerman (dibandingkan dengan yang selevel atau malah kurang). Dan sangat disarankan untuk secepatnya mengikuti les bahasa jerman yang ada di Jerman.

      3. Tidak semua orang mau lama-lama les di Indonesia. Tes ZD bisa dilaksanakan dalam waktu 6 bulan setelah pertama kali kita les bahasa di Indo, dan biasanya banyak yang mengeluh bahwa 6 bulan itu adalah waktu yang cukup lama.

      4. Sertifikat ZD dianggap cukup untuk melakukan survival di Jerman, agar bisa melakukan poin yang nomer 2.

      5. Seenggaknya dengan sertifikat ZD, kamu bisa mendaftar ke beberapa univ yang hanya mensyaratkan sertifikat berbahasa jerman setingkat ZD atau B1. (untuk univnya apa, bisa dilihat di website masing-masing universitas.)

      πŸ˜€

  • Adya

    Mau tanya, besarnya uang jaminan untuk tahun ini apakah masih 100juta? Terus biaya hidup disana emang sampe 10juta ya? Kata kakak kls ku yg kuliah s1 disana sih cuma 5jt udah termasuk wohnung dll?

    • wahidyankf

      Halo adya.. untuk besarnya uang jaminan tahun ini jujur aja saya kurang tau. Tapi jumlah ini bisa kamu cek di web kedubes jerman. πŸ˜€

  • Adya

    Mau tanya, kalo untuk tahun ini kira2 besar uang jaminan nya brp ya? Terus kalo biaya hidup + wohnung di jerman emang sampe 10jt/bln ya? Soalnya Kata kk kelas saya biaya hidup + wohnung hanya 5jtan gitu. Makasih jawabannya πŸ™‚

    • Pieter

      Biaya hidup tergantung gaya hidup dan kota anda, normalnya sekitar €550-€650 – silahkan kurs ke rupiah brp sekarang – ini gaya hidup masak sendiri dan tinggal di asrama.

  • maaf min sblmnya, saya siswa SMA dari jambi, saya sama sekali nggak tahu gmna cara kuliah d jerman:?
    saya pingin keluar negeri,,
    kemarin ada lembaga yg mengatas namakan jerman konsulat, d sna d bilang bsa lngsung masuk kuliah d jerman tanpa tes. ga butuh toefel. tp hrus ikut stk sih, trus suruh bayar 100jt bwt akomodasi awal trus 100 jt bwt deposit bangk jerman.. gimana tuh min.. saya pingin teknik klw gak kedokteran..

    kalo ada info panjang bs d email aja ke rahman_n77@yahoo.com..
    tnks min.

  • jerman konsultan mksdnya min,,
    syarat cman ftokopi ijazah STTB
    sm nilai d atas 6,0,,

    gmn tu min?

    • Hallo Abdurrahman afa,

      saya mau membantu menjawab admin mas Wahidyan…
      Pertama, kalau sedikit bingung mau memulai dari mana.
      seperti yang sudah diberikan admin Wahidyan bisa dimulai dengan mengukuti link yang sudah kami susun….
      http://jermandes.wordpress.com/2012/09/21/selamat-datang-tolong-baca-ini-terlebih-dahulu/

      quote:
      “kemarin ada lembaga yg mengatas namakan jerman konsulat, d sna d bilang bsa lngsung masuk kuliah d jerman tanpa tes. ga butuh toefel. tp hrus ikut stk sih, trus suruh bayar 100jt bwt akomodasi awal trus 100 jt bwt deposit bangk jerman.. gimana tuh min.. saya pingin teknik klw gak kedokteran..

      Jawaban:
      1. Untuk masalah agen bisa terus terang ada plus minusnya. Tapi saya kurang tahu bagaimana agen yang kamu maksud. Sekedar share dan bukan untuk kampanye negatif. Terus terang bergabung dengan agen itu membuthkan biaya yang besar, yang mana biaya jasa buat mereka itu bisa kita gunakan untuk keperluan kita yang lain. Coba lihat disini
      http://jermandes.wordpress.com/2012/09/20/biaya-minimum-melanjutkan-studi-ke-jerman-versi-swalayan/
      Kira2 itu yang dikeluarkan, bisa setengahnya dihemat bukan? Kalau ingin berangkat tanpa jasa agen dengan alasan menghemat, mungkin blog ini salah satu sumber informasi dan share kami2 yang sudah melewatinya. Intinya kami dan agen2 disana sama2 membantu kalian untuk sampai disini tanpa harus kebingungan. Hanya saja kami disini sukarela berbagi informasi sebagai panduan sampai ke Jerman, dan agen membantu a-z tanpa harus kamu bersusah payah seperti kami dulu.
      2. Bisa masuk kuliah di Jerman tanpa tes, pernyataan menarik. Mungkin ada baiknya kamu coba tanyakan apa maksud dari ungkapan ini. Setahu saya begitu kamu sampai di Jerman, untuk bisa masuk perguruan tinggi kamu tetap harus STK, dan untuk bisa masuk STK itu ada namanya “AufnahmeprΓΌfung” yang mana calon siswa STK dites soal2 dasar seperti Matematika, dalam bahasa Jerman, dan disesuaikan dengan jurusan kamu nanti.

      Silahkan tanya apakah mereka bisa melewati proses ini tanpa mengikuti “AufnahmeprΓΌfung”?

      3. Uang jaminan bisa dilihat juga di
      http://jermandes.wordpress.com/2012/09/20/biaya-minimum-melanjutkan-studi-ke-jerman-versi-swalayan/
      nilai euro €8090 silahkan kalikan dengan nominal tukar euro dan rupiah terkini.
      Cara bikin account Deutsche Bank bisa dilihat disini dan informasi buat rekening bisa dilihat disini juga
      http://jermandes.wordpress.com/2012/01/21/buka-rekening-deutsche-bank/

      4. Mengenai jurusan yang dimau silahkan obrak abrik di sini.
      http://jermandes.wordpress.com/link-berguna/
      di paling bawah ada link khusus studi kedokteran. Kalau jurusan lainnya bisa cek http://www.daad.de/deutschland/en/
      semua ada disana, termasuk jurusan2 yang tersedia di Jerman…

      Selamat berburu informasi ya, semoga bermanfaat dari jawaban kami… Semoga dengan adanya tulisan ini, kamu mengambil keputusan yang tepat…

      • Pieter

        Saya ingin share masalah kuliah di Jerman, terserah mau pake agen ato urus sendiri, kesimpulannya ada 4 point dasar :

        1. HARUS MENGUASAI BAHASA JERMAN – jgn tanya kapan belajarnya, SEKARANG
        2. HARUS MEMILIKI OTAK YG JERNIH – jgn tanya klo sy begini/tu bisa ndak yah, BISA
        3. HARUS PERSIAPKAN MENTAL – jgn tanya bgmn klo sy disana? Harus bisa demi masa dpn
        4. SETELAH ITU BARU PERSIAPKAN UANG – diskusikan dgn ortu.

        Anak sypun memakai agen tapi semua keberhasilan dari diri sendiri, jadi spt kata mas Indra pada point ke 2 perlu di tanyakan kembali apa maksud tanpa test, sy ingatkan kuliah di Jerman ndak ada calo, dan tdk ada yg instant, semua hrs dgn perjuangan, semoga dpt dipertimbangkan kata2 mas Indra, salam dan semoga berhasil, Amin

        • Setuju pak Pieter,
          Kolaborasi Ortu dan anak penting dalam segala aspek urusan ke Jerman… apapun itu terutama masalah finansial… Pakai agen atau tidak sama saja, sama2 keluar biaya, hanya saja satu bayar besar tapi urusan administrasi dan pendaftaran ada yang urus. Yang satu biaya bisa dihemat tapi semua ngurus sendiri, dan kalau tidak punya teman di Jerman, bisa terlantar juga kalau tidak pandai mencari informasi…

          Pakai dan tanpa agen adalah setali tiga uang…

  • Dadi A Abdurahman

    Mas Wahidyan.. Anak Sy punya rencana untuk sekolah di German… Mohon bagi bisa mbantu bagaimana caranya jika masalah pengurusan di Indo kita berusaha sendiri dari mulai pengurusan passport dan lain-lain tetapi berhubung anak sy perempuan begitu sampai di German ada yang mbantu artinya tdk sampai bengong …Terima Kasih

    • wahidyankf

      halo pak Dadi..

      Yang bapak tanyakan di sini apakah cara mengurus semua dokumen dari awal sampai akhir, atau agar anak bapak ada yang membantu?

      Kalau untuk cara mengurus sendiri, bapak dan anak bapak bisa mulai dari sini:

      http://jermandes.wordpress.com/2012/09/21/selamat-datang-tolong-baca-ini-terlebih-dahulu/

      sedangkan agar anak bapak tidak bengong sesampainya di sini, bisa dilakukan dengan mencari kenalan anak PPI (Perkumpulan Pelajar Indonesia) yang ada di Jerman. Bisa dicari via facebook.. πŸ˜€

      Kalau saya boleh memberikan sedikit saran, ada baiknya jika semua kegiatan administratif yang dibutuhkan untuk keberangkatan anak bapak ke jerman, dilakukan sendiri oleh anak bapak (tanpa bantuan dari bapak). Karena berdasarkan pengalaman saya, pengalaman mengurus administrasi ini merupakan sebuah ujian awal yang akan sangat membantu anak bapak untuk bisa terus survive sesampainya di Jerman.. πŸ˜€

      Semoga anak bapak dilancarkan jalan untuk ke Jermannya.. Aamiin.. πŸ™‚

  • Dadi A Abdurahman

    Ammiinen Terima Kasih banyak Mas Wachid atas pencerahannya dan doanya.. Blog ini sangat membantu khususnya bagi saya.. BTW Terima Kasih juga atas sarannya. Setelah saya hitung rincian biaya jumlahnya mencapai Rp. 132.800.000 .. Mas Wahid punya info biaya yang harus dikeluarkan jika melibatkan bantuan dari agency.. Apakah perbedaannya cukup significant ? Terima Kasih.. Semoga sharing Mas Wachid menjadi amal jariah Ammiin..

    • wahidyankf

      Halo pak dadi.. Senang bisa membantu.. terima kasih juga untuk doanya.. πŸ™‚

      Kalau dengan agensi, bisa berbada sampai puluhan juta pak (bahkan dibeberapa kasus bisa 3 digit bedanya), tergantung dari agensi mana yang bapak pakai. Sengaja kami tidak memasukkan data-data dan harga dari agensi di sini karena kami ingin bersikap netral dan tidak berat (mempromosikan) ke agensi mana pun.

      Sedikit saran dari saya, jika nanti bapak memutuskan untuk memberangkatkan anak bapak dengan jasa agensi, ada baiknya bapak check ulang reputasi agensi tersebut secara seksama di internet, serta dari mantan pengguna jasa agen tersebut, dan bukan dari mulut pihak pertama (agensinya). Hal ini dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan sebelum ataupun setelah sampai di jerman.

      Semoga jalannya dilancarkan.. πŸ™‚

    • Pieter

      Hallo pak Dadi, apabila bpk ingin info agen boleh e-mail sy di pieterkribo@hotmail.com kurang etis apabila sy sebutkan dlm blog ini, sypun pakai agen utk anak sy, tentunya ada + – nya, nanti sy akan ceritakan suka dukanya pakai agen dari sudut pandang sbg ortu, TOLONG DI-INGAT SY BUKAN AGEN, hehehe, Puji Syukur kpd Tuhan skrg anak sy sdh di keterima sudkolnya di Greifswald,

      • Pieter

        Sorry, sy menambahkan bhw adik2 di Jerman sangat2 membantu, terutama blog ini, juga angggota PPI Jerman, yg terpenting anak kami harus proaktif, tdk bisa selalu disuapin krn adik2 di Jerman masih ada setumpuk PR studynya yg hrs mereka selesaikan, kini sypun ingin dgn sukarela seperti adik2 di blog ini membantu menginformasikan kpd mereka yg punya tekad utk study di Jerman demi bangsa kita kelak, dari sudut pandang sbg orang tua, bolehkan sy nimbrung Admin? spy lebih lengkap blog ini, hehehe

        • Dadi A Abdurahman

          Terima Kasih Pak Pieter atas kesediannya dalam memberi informasi tentang agen atau apaun berkaitan dengan sekolah di German.. Tks

        • wahidyankf

          Tidak apa-apa pak jika memang bapak ingin ikutan nimbrung di Blog ini.. Selama memang informasi yang diberikan sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.. Terima kasih banyak sudah mau ikut membantu.. πŸ˜€

        • Pieter

          Memang ada baiknya ngurus sendiri shg anak kami ikut mandiri dan bisa berhemat, krn diblog ini sdh cukup lengkap memberi informasi yg dibutuhkan, sy memakai jasa agen krn tinggal di makassar, lagian kami kurang menguasai daerah jakarta, hehehe takut terlewat deadline utk mendaftar, mungkin anak berikutx sy mencoba utk mengurus sendiri, tapi Syukur agen yg kami pakai sampai saat ini masih bertanggung jawab krn tiap hari kami masih follow up anak kami di Jerman, dan anak kami masih ok2 dan minggu depan sdh menempati kost di Greifswald utk siap2 study studkolnya, Terima Kasih yah info dan perjuangan adik2 di blog ini yg telah meluangkan waktu dan perhatian demi adik2nya yg lain utk dpt kuliah di Jerman, jujur saja byk yg sy baca dari blog ini, saat kami masih galau utk persiapan anak kami saat di Indonesia, salam hangat Pieter

  • Dadi A Abdurahman

    Terima Kasih Banyak atas good response nya Mas Wahid……
    Kalau ada yang lebih murah dengan usaha sendiri knapa harus mbayar lebih mahal via agency..
    Maaf saya banyak tanya Mas Wahid.. Semoga Mas Wahid tdk bosan meresponnya..
    Semoga Allah SWT membalas atas segala kebaikan njenengan.. Ammiin
    Ada beberapa yang ingin saya tanyakan :
    1. Jika kita akan mengurus keberangkatan ke German dgn usaha sendiri (melalui beberapa info dr internet) namun saya membutuhkan jasa bantuan agency saat tiba di German Hal seperti itu memungkinkan ngga ? Atau adakah Agency yang membantu anak saya hanya saat di German saja ( Mencari kan apartemen, akomodasi dll)
    2. Maaf hanya sekadar untuk persiapan saja.. Kalau saya mempersiapkan dana sebesar Rp. 500 jt. Dengan dana tersebut cukupkah untuk membiayai anak kuliah di German sampai selesai ( Asumsi life style wajar) mencapai gelar Master..

    Terima Kasih Mas Wahid atas segala informasinya yang sangat bermanfaat bagi saya khususnya..

    Wassalam…

    • wahidyankf

      Halo pak dadi..

      Santai pak.. silakan aja kalau masih mau bertanya.. πŸ˜€

      Pertanyaan 1.

      Mungkin saja pak.. Banyak kok yang kayak begitu.. tapi lagi-lagi, saya menyarankan untuk mengurus semuanya sendiri.. hehehe..

      Pertanyaan 2.

      Kalau yang bapak maksud adalah biaya hidup full tanpa anak bapak harus bekerja, sepertinya tidak cukup. Begini perhitungan kasarnya:

      Berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman, hidup di sini rata-rata membutuhkan 550-650 euro (normal, tanpa hura-hura). Dan dengan asumsi semuanya lancar, maka waktu yang dibutuhkan adalah: 2 tahun sampai keterima universitas s1, 4 tahun untuk lulus s1, dan 2 tahun untuk master (total 8 tahun). Maka, dibutuhkan dana sekitar:

      (550 sampai 650 euro per bulan) x 8 tahun x 12 bulan = 52.800 – 62400 euro.

      dan dengan kurs rupiah-euro sekitar 12.000 rupiah, maka uang yang dibutuhkan akan sebesar 633.600.000 – 748.800.000 rupiah. (ini pun belum termasuk ke dalam biaya yang dibutuhkan untuk keberangkatan..)

      Tapi, kalau yang bapak maksud adalah bisa tidak anak bapak survive di sini jika bapak menyediakan uang 500 juta rupiah.. jawabannya BISA!!! BISA BANGET MALAH!!!

      dengan asumsi kurs euro sebesar 12.000 rupiah, maka kita bisa melakukan perhitungan:

      misal biaya keberangkatan 150 juta rupiah. Maka ada sisa uang sebanyak 350 juta rupiah, atau sebesar 29.166 euro. Dengan asumsi biaya bulanan yang sama, maka uang sebesar 29.166 euro ini bisa digunakan untuk bertahan hidup selama 44 – 53 bulan. atau sekitar 4 tahun dari pertama kali kedatangan. Kalau saya pribadi, saya akan yakin merupakan waktu yang cukup lama untuk bisa melakukan adaptasi secara mental, maupun bahasa, sebelum bisa berdiri di atas kaki sendiri. πŸ˜€

      Semoga bisa membantu… πŸ™‚

  • Mike_angelina

    Halo, nama saya mike..info yg diberikan sangat membantu apalagi bgi sya yg berencana utk lanjut kul d sna..oia, mo tanya..apa aja syarat utk mendapatkan visa?trus nti pas wawancara biasa pertanyaannya apa sja? Makasih ya.. πŸ˜€

    • wahidyankf

      Halo mike.. syarat untuk mendapatkan visa bisa kamu lihat-lihat di blog ini bagian visa.. πŸ˜€

      • Mike_angelina

        Okeoke..tengkiu y.. πŸ˜€

        • wahidyankf

          sama-sama mike.. πŸ˜€

  • Johan Wirawan

    Permisi Mas Wahidyankf, saya hanya mau minta pendapat mas Wahid yang sudah berpengalaman. Saya lulus S1 Teknik Industri. Namun saya merasakan saya kurang tertarik di bidang tersebut. Maka saya melakukan les privat akan fisika, matematika dan kimia. Setelah menjalaninya saya tertarik untuk mendalami bidang teknik yang mengarah kepada penerapan ilmu2 fisika dan matematika. Saya teringat kembali akan keinginan saya untuk studi di Jerman ketika lulus SMA dan mau masuk Universitas pada saat itu yang terhalang oleh biaya. Maka saya berpikir untuk mencoba program s2 di bidang teknik yang saya tertarik. Namun, kembali saya mengalami masalah dengan keuangan. Jika saya mencoba untuk memperoleh beasiswa, maka rasanya saya akan mempunyai nilai minus yang besar sekali karena saya tidak mempunyai pengalaman bekerja di kantor yang bisa menjadi nilai tambah apalagi dengan saya mau mengambil jurusan di bidang teknik elektro atau mesin yang agak berbeda dengan background saya teknik industri. Maka, menurut Mas dan teman2 yang lain yang sudah berpengalaman di sini, maka apakah masih ada harapan saya untuk melanjutkan studi saya ke Jerman untuk program master ? jika ada, maka apa saran yang mungkin bisa saya lakukan untuk mewujudkan impian saya. Thanks …

    • wahidyankf

      halo Johan..

      Pertama-tama, semangat!!! Jangan putus asa dulu untuk mengejar mimpi kamu untuk kuliah di sini.. πŸ˜€

      Hm.. Kalau menurut saya, jika kamu mengalami masalah keuangan, maka tidak ada jalan lain selain dengan menggunakan beasiswa.. Dan sepanjang pengetahuan saya sih yah, pengalaman kerja memang nilai tambah, tapi bukan tidak mungkin untuk kamu diterima di sebuah program beasiswa, asalkan proposal belajar kamu jelas. Jadi, jangan berkecil hati dahulu.. πŸ˜€

      Oia, berhubung kamu mengalami masalah finansial, dan karena tadi kamu bilang bahwa untuk mendapatkan beasiswa kita “harus” memiliki pengalaman kerja, maka saya pribadi menyarankan kamu untuk menimba pengalaman kerja terlebih dahulu, sambil mempersiapkan keperluan-keperluan yang akan kamu butuhkan untuk mendapatkan tempat di universitas, serta beasiswa yang kamu inginkan (misal: TOEFL, Sertifikat bahasa jerman, GRE, dll). πŸ˜€

      Sedangkan untuk hal melanjutkan di teknik mesin atau teknik elektro, ada baiknya kamu melihat sendiri di web kampus yang kamu masukin, dan liat apa syarat untuk masuk ke jurusan yang kamu pengenin, apakah bisa dari teknik industri atau tidak.. karena biasanya kebijakan dari masing-masing kampus akan berbeda.. πŸ˜€

      Eniho.. Smangat terus yah buat ngejar S2 di sini.. Yakinlah pasti ada jalan.. πŸ˜€ Smangat!!! πŸ˜€

  • Johan Wirawan

    Terima kasih Mas. Kalau boleh tau saya enaknya panggil apa ni. hehe. Saya mau tanya pendapat Mas lagi. Saya sebenernya memberikan les privat selama 2 tahun setelah lulus. dan setelah menjalani dan melihat peluang di bidang tersebut, saya melihat bahwa pekerjaan ini bisa memberikan saya penghasilan yang lebih besar dari di kantor sehingga terpikir oleh saya bahwa ini mungkin bisa menjadi jalan alternatif untuk membiayai sekolah ke Jerman. Jadi saya berpikir untuk membiayai sendiri sekolah saya karena kemarin2 setelah mencoba melihat begitu banyak beasiswa yang ada ditujukan sebagian besar untuk dosen atau mahasiswa yang sudah terdaftar di suatu Univ atau professional tertentu dengan bidang ilmu yang mau diambil yang relevan dengan pengalaman kerja mereka. Namun di lain sisi saya agak khawatir jika saya tidak mempunyai pengalaman kerja di kantor. Menurut Mas, apakah untuk S2 di Jerman akan mempermasalahkan pengalaman kerja di kantor ? jika tidak, lalu menurut Mas jika saya S2 tanpa pengalaman kerja di kantor apakah masih ada peluang yang cukup baik untuk bisa bekerja di Jerman nanti setelah lulus ?

    Kalau boleh tau Mas saat ini sedang kuliah S2 ? jurusan apa ? bagaimana waktu itu prosesnya ? Mungkin ada sharing yang bisa dibagikan yang berguna untuk orang2 yang mau berangkat S2 ke Jerman ? Thanks

    • wahidyankf

      Halo johan.. Panggil aja yoka.. πŸ˜€

      kalau memang kamu nanti bisa masuk S2 di sini, dan mau kerja di sini, saya rasa tidak akan terlalu masalah, selama nilai S2 dan kemampuan berbahasa jerman kamu memang bagus (kalo kata teman-teman saya yang sudah di sini sih begitu). Apalagi kalau kamu bisa dapet IP di bawah 2, dan mepet ke 1, insya allah sih bisa.. πŸ˜€

      Saya masih berusaha buat dapet tempat S2 di sini. Masih masa persiapan bahasa. Pengennya sih ngambil jurusan teknik elektro (dan dulu jurusan S1nya juga dari teknik elektro). πŸ˜€ Kalau untuk sharing, saya rasa saya kurang bisa (tepatnya belum berani) sharing terlalu banyak tentang universitas, karena saya sendiri juga belum keterima. Mungkin nanti kalau saya sudah dapat kampus, akan saya ceritakan secara lengkap di sini. πŸ˜€

      Tapi, kalau untuk sharing-sharing cara pendaftaran, dokumen yang dibutuhkan, dll, bisa kamu liat ko di web ini.. Saya dan teman-teman sudah menuliskan cukup banyak hal yang berhubungan dengan sekolah di Jerman di website ini.. πŸ˜€

  • Johan Wirawan

    Oh iy satu lagi, menurut Mas jika nanti setelah lulus mau bekerja di Jerman, sebaiknya mengambil program master di Jerman dengan bahasa jerman atau Inggris ya ? thanks …

    • wahidyankf

      Halo Johan..

      Berdasarkan ngomong-ngomong di sini sih sebenernya sama aja yah, yang diutamakan adalah kemampuan berbahasa jerman kamu. Jadi sebenernya, kalo kamu lulus dari program inggris tapi bahasa jerman kamu super lancar, akan lebih diutamakan daripada yang ikut kelas jerman, tapi masih terbata-bata.. πŸ˜€ Kalau sama gimana? Tergantung kompetensi kamu kalau memang begitu kasusnya.. πŸ˜€

  • Mike angelina

    Halo admin..nanya lg blh ya..hehe..hmm ada info ga yg mo ikut program beasiswa itu apa msh hrs kursus bhs lg d jerman ato ga?hehe..danke.

    • wahidyankf

      Halo mike..

      Sepanjang pengetahuan saya, untuk program beasiswa itu syarat minimalnya mengikuti dengan syarat dari program universitas atau FH yang akan kamu masuki.. πŸ˜€

  • Mike angelina

    Oww..ic2..baiklah..vielen dank infonya..:D

    • wahidyankf

      sama-sama mike.. πŸ˜€

  • ass . maaf saya mau menanyakan tentang study ke german apakah ada buku yang menerangkan tentang kuliah di german dari menggait beasiswa dijerman , langkah awalnya kuliah di jerman dan apakah ada buku yang menjelaskan tentang pendidikan dijerman ? saya membutuhkan buku-buku tersebut karena saya Ingin menulis tentang study ke german dari awal Hingga akhir ? mohon bantuannya yak , bila ada tolong disampaikan secepatnya . karensa saya mencari tentang buku tersebut sangatlah susah . wass

    • wahidyankf

      Waalaikum salam warahmatullah wabarakatuh.

      Halo Aocorner..

      Kalau kamu menanyakan tentang buku, jujur saya tidak tahu ada atau tidak. Mungkin ada buku yang menjelaskan tentang cara studi di jerman (buku dari DAAD, bisa diminta dari DAAD Indonesia yang ada di Jakarta), tapi sepertinya sih belum ada buku yang lengkap menjelaskan tentang pergi ke jerman dari A-Z. Sampai sejauh ini yang ada adalah berbagai informasi yang tersebar di berbagai penjuru internet.

      Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

  • oh begitu yah . thank you yaa ka πŸ™‚ ka boleh tanya lagi enggak ka kakak tau engga tempat atau kota yang isinya orang2 grafika gitu ? kan german terkenal pencetus penemu buku pertama di dunia
    saya ingin tahu di daerah atau kota mana ?

    • wahidyankf

      waduh, kebetulan saya gak tau.. soalnya itu di luar bidang saya.. yang saya tahu palingan tentang sekolah teknik di sini, itupun kurang lebih di sekitar area saya (Teknik Elektro atau Komputer). hehehe.. X_x

  • Johan Wirawan

    mas Wahid, saya mau nanya lagi nih. Mas kuliah di kota apa ? boleh tlg tanyain ga di kampusnya itu, kl mau apply jurusan sertifikat toeflnya atau Jermannya itu nyusul blh ga, thx.

    • wahidyankf

      Halo Johan,

      Saat ini saya masih belum kuliah, dan masih dalam kelas persiapan bahasa untuk tes DSH. Pada dasarnya boleh, tapi sebelum deadline yang sudah ditentukan oleh masing-masing kampusnya, karena sertifikat bahasa tersebut akan digunakan untuk membantu proses seleksi masuk ke kampus tersebut.

  • saya mau tanya lagi nih , biaya persiapan hingga keberangkatan mas sendiri itu hasil kerja sendiri atau di biayan org tua ? saya mau kuliah disana tapi saya kurang mampu malah tidak mencapai hingga segitu . kira2 mas tau engga cara lainnya buat mensiasati biayanya ? πŸ™

    • wahidyankf

      Halo aocorner..

      Saya dibiayai orang tua sampai keberangkatan. Memang bakal berat sih ngebiayain kalo sendiri, tapi worth it ko, kalau tujuannya memang ingim menuntut ilmu dan dapet pandangan yang gak ada di indo.. πŸ™‚

  • Nurfadlla Isriani

    guten morgen bruder πŸ™‚
    kamu lulusan dari goethe kak? tahun brp ya? kemaren pas pembrangkatan melalui mana? terus universitas yg diambil apa? kan aku ikutnya di goethe cuma sampai a1-3 nah bisakan dpt sertivikat? dan biaya yg diminta sebesar 8000 Euro makasih kak sebelumnya.

    • wahidyankf

      Halo Nurfadila…

      Yup, dulu saya belajar di goethe.. melalui mana apanya yah? dulu saya mengurus semua keberangkatan saya sendiri..

      Maksudnya sertifikat apa yah? kalau untuk sertifikat bahasa, sebenarnya tanpa les terlebih dahulu di goethe pun kita bisa ngambil tes sertifikat kok.. asal emang kemampuan bahasa kita udah cukup.. πŸ˜€

      Btw 8000 euro yang kamu bilang itu maksudnya buat apa yah? somehow pertanyaan kamu banyak yang menggantung.. Saya jadi bingung mau ngejawabnya.. tolong dirinci lebih lagi.. πŸ™

  • catur marlia

    Salam sukses

    Terus nanti kalau ngurusin apa2 sendri apa gak susah tu kak..seperti terjemahan ijazah dsbgnya
    Terus pengirimanya itu gimana kak??
    Saya sekrg kelas 3 sma dan akan lanjut kuliah di jerman
    Terus uang jaminan itu bukanya wajib tiap tahunya di isi ulang buat perpajang visa
    Maksi kak sebelumnya

    • wahidyankf

      Halo catur..

      Lebih dibilang susah gak juga sih, asal kamu tau prosedurnya, dan mau berusaha sendiri. Karena saya sendiri sudah membuktikan kalo ngurus ke jerman itu gak segitu repotnya, asal dicicil dari jauh-jauh hari. πŸ™‚

      Kalau untuk masalah uang jaminan, berdasarkan pengalaman teman-teman yang sudah di sini, gak perlu ko. Kecuali untuk beberapa kota seperti Duisburg (kalau gak salah). πŸ™‚

  • catur marlia

    Saya juga mau nanya kakak
    Kalau misalnya uang jaminan harus di bayar tiap tahunnya 8090 euro itu bagaimana ya??
    Kan kita gak tau ya orang tua kita tahun depanya gimana rezekinya dan siapa tau tahun depan ada musiah tau ..
    Nah apa gak ada rasa toleransi tu buat yg mengalami hal seperti berikkut coba??
    Mohon di bantu ya kak

    • wahidyankf

      Kalau pun dibayar tiap tahun, itu dikirimkan ke rekening Deutschbank kamu. πŸ™‚

      Kalau kamu merasa orang tua kamu berat, kamu bisa mulai mencari lowongan untuk kerja sambilan sesampainya di sini. πŸ™‚

  • deni sukmara

    guten morgen…

    blog ini sangat bermanfaat sekali bagi saya yang sangat awam… πŸ˜€
    saya kan lulusan D3 manajemen rencananya mau melanjutkan kuliah S1 di indonesia…
    kalau misalnya saya lulus saya ingin melanjutkan kuliah S2 di jerman, itu impian saya sejak saya masih SD, meski saya dari kelurga kurang mampu tapi saya sangat optimis….
    pertanyaan saya:
    1. apakah saya bisa diterima kuliah di jerman, karena universitas saya di indonesia kurang terkemuka?
    2. seberapa besar peluang untuk bekerja paruh waktu? menurut informasi yang saya dapat untuk dapat bekerja saat ini sangat sulit akibat dampak krisis global eropa, bahkan sekarang banyak pengangguran “katanya”.
    3. menurut kk apakah saya mampu bahasa jerman dalam kurun waktu sampai lulus S1 (1-1,5 taun) dengan minimal 10 kosakata perhari+pola kalimat secara otodidak….

    mohon pencerahannya….
    danke…..

    • wahidyankf

      Halo deni.. Senang rasanya bisa bermanfaat.. πŸ˜€

      1. Bisa aja kenapa nggak? Kalau menurut saya, kalau kamu memang kurang PD, coba kamu maksimalin di nilai toefl/ielts kamu, trus kamu juga ambil tes GMAT dan/atau GRE, plus lengkapin dengan CV, motivation letter, dan surat rekomendasi yang bagus. Jangan lupa kamu lengkapin sama contoh project dan essay yang kamu buat dalam bahasa jerman atau inggris. Mungkin sertifikasi-sertifikasi lainnya di bidang kamu juga bisa membantu. Dan semua ini ada baiknya kamu lampirin, walaupun tidak diminta oleh universitasnya. πŸ™‚ Intinya sih bisa aja, asal kamu bisa menunjukkan kepada mereka bahwa kamu itu orangnya kompeten. πŸ˜€

      2. Pertanyaannya adalah, seberapa besar kamu mau berkorban buat bekerja paruh waktu di sini. Karena kalau kamu mau bekerja paruh waktu, mental kamu juga harus siap untuk lulus lebih lama, dan menekan maen-maen seminimal mungkin. Kalau masalah bekerja paruh waktu, bisa kok. Saya sendiri bekerja sambilan sebagai pembantu rumah tangga di sini. πŸ˜€

      3. Bisa aja, tapi saya rasa untuk awal-awal harus ada yang mengajari. Dan salah satu kekurangan otodidak adalah tidak adanya guru yang mengoreksi. Tapi kalau kamu mau otodidak, coba kamu cari teman yang mau belajar bahasa jerman juga, karena kalau kamu sendirian, kamu akan sangat kurang di bagian percakapan. πŸ™‚

      Eniwei, semangat terus yah. Semoga jalan kamu dilancarkan. πŸ™‚

      • deni sukmara

        makasih jawabannya… πŸ˜€
        maaf nih kalau banyak nanya soalnya saya awam banget…. πŸ˜€

        apakah yang mau S2 harus studkol dlu?

        berapa lama S2 di jerman untuk manajemen? kalau saya cari di om google sih 1,5 sampai 2 taun…. terus barangkali tau untuk biaya dari awal nyiapin dokumen hingga beres perkuliahan itu berapa kisaranya untuk s2?
        mungkin mau berbagi informasi mengenai daerah mana saja yang biaya kehidupannya bisa di tekan he….

        terimakasih sebelumnya πŸ˜€

        • wahidyankf

          1. Kalau mau S2, tidak perlu studkol terlebih dahulu.

          2. S2 tergantung program di kampus yang mau kamu masuki.

          3. Biaya kalau gak pake kerja dari awal sampai akhir sekitar 250-300 juta.

          4. Setahu saya, daerah selain daerah bayern (yang ekstrim beda) terjangkau kok. πŸ˜€

  • claudia

    permisii…btw kalau pengurusan account bank itu harus ya?(boleh ngak kalau udah dijerman baru di buat?
    rus kalau kita udah di jerman bisa di pake ngak uangnya?

  • rudi

    Hallo..
    Saya ingin bertanya, kalo lulusan D3 ingin kuliah di Jerman, apa harus mengikuti studienkolleg dan ujian masuk perguruan tinggi di Jerman lagi ??
    Terima kasih banyak…

    • wahidyankf

      halo rudy.. coba kamu baca2 lagi blog ini.. udah ada jawabannya kok.. Bukan jawaban langsung sih, tapi sudah tersirat di sana. πŸ™‚

  • azmi

    halo mas mau tanya nih kira2 kalo nyiapin uang 300-400jt cukup kan sampe saya lulus S1?
    sama rinciannya jg ya πŸ˜€
    terus kalo mau Liat Ranking universitas yg bagus disana bisa liat dimana ya? kebetulan saya minatnya bisnis gitu

    makasih πŸ˜€
    oh ya saya baru lulus sma

    • wahidyankf

      Halo Azmi..

      kalau kamu gak mau kerja sambilan di sini, jelas gak akan cukup.. Tapi kalau kamu mau kerja sambilan di sini setelah dapet kuliah, cukup banget! πŸ˜€

      Rinciannya bisa kamu kalkulasikan sendiri dari postingan biaya minimum ini, dengan postingan yang lainnya di:

      http://jermandes.wordpress.com/2013/01/30/tips-menjaga-kesehatan-kantong-di-jerman-ala-yoka/

      Dari situ kamu tambahkan biaya kuliah sebesar 200 – 500 euro per semesternya. Selamat menghitung.. πŸ™‚

      • azmi

        yg jelas saya pasti mau kerja sambilan mas πŸ˜€

        makasih ya jawabannya, saya masih bingung pilih2 prodinya nih hehe

        • wahidyankf

          πŸ˜€

  • halo mas Wahid.. terima kasih mas atas infonya.. sangat membantu.. πŸ˜‰
    mas Wahid ada bbrpa poin yang ingin ak tanyakan karena masih kurang paham mas , mohon bila ada wktu luang untuk bisa membantu menjawab mas.. πŸ™‚

    1.kalo untuk mngambil S2 apa kita harus ikut studkol lg mas ? apa bisa langsung urus buat perkuliahannya ? trus kalo mmg harus , apa bisa studkolnya dari sini mas sebelum kita ksna?
    itung2 kan hemat uang dan waktu mas..
    2.menurut mas Wahid di Aachen itu yg terjangkau (tidak mengandalkan beasiswa) itu d Univ apa mas yang ada Teknik Informasi , computerisasi gt mas (IT) ?
    3.apakah Univ2 disana pada saat penerimaan mahasiswa S2 , tingkat keberhasilan kita untuk masuk di Univ yang kita tuju itu apakah juga dilihat dari IP kita waktu slasai mangambil S1 mas ? jadi kalo misalnya IP kta waktu slsai perkuliahan S1 < 2.75 atau < 3.00 apa kta masih ada kemungkinan dtrima di Univ tersebut mas ?
    4.trus untuk S2 apakah tetap d butuhkan jaminan yang 8000 Euro itu mas ?
    5. menurut mas (berdasarkan pengalaman pribadi maupun dari kerabat) kota mana yang baik untuk menimbah Ilmu trus yg terjangkau biayanya dan lumayan lah jumlah orang Indonesianya?
    heheee πŸ˜€

    mungkin itu saja mas yang muncul d benak..
    mohon bila ada waktu luang untuk bisa membantu menjawab…
    Terima Kasih mas..

    • wahidyankf

      Halo Babyybig..

      1. gak harus. yup.
      2. Coba cek RWTH Aachen, atau FH Aachen. Besok-besok, coba cek website DAAD dulu yah. Gimana mau dapet kampus kalau website DAAD aja gak dieksplor.
      3. yup. yup.
      4. yup.
      5. Selain di Bayern biasanya sama-sama aja ko. Yang banyak orang indo dan murah itu antara lain: Aachen, Berlin. πŸ™‚

  • D

    Wah..Mahal yah πŸ™ Kantong pas pasan mana bisa..aduhh..btw kalo beasiswa uang jaminan masih bayar 100.000.000 gak?

    • wahidyankf

      kalau beasiswa gak harus bayar uang itu kok.. πŸ˜€

  • D

    O gtu ya..Tp beasiswa s1 jarang yah?

    • wahidyankf

      Jarang.. Banget.. Setau saya gak bisa ke sini tanpa modal kalo s1.. Kalaupun ada beasiswa, itu pas kita udah masuk ke kampus.. πŸ™

      • D

        Kyknya masih mimpi dulu deh buat kuliah disana.hehe..Nanya lg ni kak,kalo beasiswa biaya yang harus sy bayar hanya biaya slain 100jt itu ya?Kan rincian yang diatas -+132.800 jt,apakah dgn beasiswa yang hrus sy bayar hnya 32.800 aja?Mkasih

        • wahidyankf

          Dulu saya juga dimulai dari mimpi kok.. Gak masalah selama kita terus berusaha.. πŸ™‚

          Kalau beasiswa biasanya gratis tiket ke sini, uang visa, uang semesteran, dan uang untuk hidup di sini.. Coba deh liat postingan saya yang satu lagi.. Yang tentang ke jerman dengan budget minim.. πŸ™‚

  • halo mas Wahid terima kasih sudah membantu menjawab mas , aku mau numpang nanya lagi nih mas..
    kmaren aku iseng2 nanya via BBM ke Pusat Informasi Studi Luar Negeri yang aku ktmu PIN BBnya melalui facebook,,
    aku nanya tentang Informasi kuliah di Jerman , trus mereka balas :
    “Di Jerman tidak ada gratis tetapi memang biaya studinya agak terjangkau..”
    dari Informasi2 yang ak dapat dari Internet , setau aku kuliah di Jerman di gratiskan kecuali biaya semesternya kan ??
    jadi cuman bayar uang semester gt..

    yang aku mau nanya mas , apa bener di Jerman udah ga Gratis lagi kuliahnya mas (bukan uang semester) seperti Info yg ak dapet dari Pusat Informasi Sekolah Luar Negeri ??

    mohon kalo ada waktu luang bisa membantu di jawab mas..

    Terima Kasih..
    salam..

    • wahidyankf

      Halo Babyybig..

      Sekarang rata-rata hampir semua uang kuliahnya gratis kok (bahkan negara bagian bayern juga gratis).. Kita cuman disuruh bayar uang kontribusi semesteran sekitar 200an euro per semester.. 200an euro ini udah termasuk semester ticket juga.. πŸ™‚

      • oh gt yah mas… makasih banget mas infonya.. maaf mas ngerepotin truss.. heheee πŸ˜€

        mas , kalo yg ada semester ticketnya itu apa berlaku untuk univ swasta juga ? atau univ negeri aja mas ?
        soalnya ada di beberapa blog yg aku baca d tulis kalo 200an-500an euro udah termasuk semester ticket cuma untuk Universitas negeri mas ?
        apa itu betul mas ?

        kira2 di Aachen itu Universitas negeri apa aja ya mas ?

        makasih banyak mas atas bantuannya..

        • wahidyankf

          kalau univ swasta kayaknya gak deh (tapi gak tau juga).. Lagipula kalau kamu mau univ swasta, biayanya bakalan jauh banget sama univ negerinya.. πŸ™‚

          Coba kamu buka DAAD deh, di sana ada fitur pencari univ/fh. πŸ™‚

          • ohhh gitu ya mas..
            kalo boleh tau skrg mas di univ apa dan di kota mana mas ?

            mas punya info untuk kota heidelberg ?

            Danke..

          • wahidyankf

            yup., di aachen, tapi september nanti mulai kuliah di Uni Paderborn, jadi bakal pindah ke sana.

            Hm.. Heidelberg? Leider nicht.. x_x

          • wahidyankf

            bitte.

          • wah.. wah..
            mau pindah ya mas ? gimana tuh pindahin barang2nya mas? ribet ga ? kalo kita dsini mah tinggal nyewa pick-up skali jalan buat angkut barang2.
            wkwkwkwkwkk >.< πŸ˜€

            oh ia mas , brrti di Aachen Univnya masih gratisan kan ? kecuali uang semsteran mas ?
            soalnya mmg senengnya di Aachen mas..
            hihihi..

            Vielen Dank..

          • wahidyankf

            Kalau saya nanti rencananya bakal minta tolong disetirin temen sih.. hehehe.. πŸ˜€

            Yup.. bener banget.. πŸ˜€

  • jeand

    ka wahid setelah berangkat ke german sampai di bandara nih, kk ada yg urus gak kan kita gak tau tuh klo gak pake agen2 gt. apaa disana udah ada duta besar dr indonesia yg mengurus kita?

    • wahidyankf

      Gak ada yang ngurus donk.. Kedutaan khan kerjaannya banyak, gak ngurus kita.. πŸ˜€ Dulu saya dijemput sama temen saya, karena tinggal 2 bulan dulu di sana.. πŸ™‚

      Tapi kalau saya boleh bilang, kamu bisa kok ngurus-ngurus semuanya sendiri.. Selama kamu bisa bahasa Jerman, dan sedikit berani, saya rasa gak akan ada masalah di sini.. πŸ™‚ Kalau emang agak takut, kamu bisa cari kota yang banyak orang indonya.. Trus cari kenalan anak PPI di sana.. πŸ™‚

  • wah keren..
    ke jerman adalah satu mimpiq waktu SMA.. tapi ga tau caranya gmn bisa k jerman.. skrg udh 26th.. πŸ™ baru ketemu caranya begini.. πŸ˜€ masih ada kesempatan ga ya?.. πŸ™

    • wahidyankf

      Halo sipungguk..

      Kesempatan selalu ada buat mereka yang berusaha dengan sungguh-sungguh.. Semangat!!! πŸ˜€

  • claudyakapitsa

    hallo ka wahid πŸ™‚
    ka makasih bgt ya informasinya..
    ka, klo aku mw studienkolleg itu harganya di kota sama di pedesaan beda jauh ga ya ka?
    dan toefl ielts itu wajib ya?
    trimaksih ka πŸ™‚

    • wahidyankf

      Harusnya sih sama yah.. Kalau beda paling beda-beda dikit.. Kecuali biaya hidupnya, mungkin lebih murah yang di pedesaan.. πŸ˜€ Kalau mau studkol, toefl harusnya gak wajib.. πŸ˜€

  • claudyakapitsa

    oh yah ka 1 lagi aku masih bingung deh ka cara hitung totalnya yg dihtung harga satuan apa total biaya ya ka?

    • wahidyankf

      Bingung di sebelah mananya yah? Biaya total adalah semua biaya satuan yang dijadikan satu. πŸ˜€

  • claudyakapitsa

    makasih yaa ka, aku kmren baru tuker pikiran sama temen katanya disana susah segala macem temen2 dia disana pda ga kuat, emg sesusah itu ka?
    aku uda mw mulai kursus oktober ini tapi denger mereka ngmg jd agak goyah..
    minta pendapatnya ya ka, trimakasih πŸ™‚

    • wahidyankf

      Halau Claudyakapitsa..

      Susah itu wajar.. Karena kita datang ke sini untuk berjuang gak cuman di pelajaran, melainkan juga survival. Apalagi kalau kita masih harus bekerja sambilan.. Tapi saya rasa mungkin-mungkin aja kok.. Yang penting mental kamu harus kuat.. Dan jangan manja.. Berdasarkan pengalaman saya, di sini kita belajar banget yang namanya stress management.. Dan kalau kata saya sih ini berharga banget.. πŸ˜€

      Kenapa harus goyah mendengar orang lain? Bisa jadi khan teman kamu itu orangnya (maaf) lembek? Gak selamanya yang dibilang susah sama orang lain itu susah juga buat kita loh.. πŸ˜€ Intinya adalah kita harus tetep fokus buat belajar di sini. Salah satu hal yang biasanya menimpa anak baru di sini (khususnya yang baru lulus sma) adalah kehidupan bebas. Di jerman sini semuanya tidak ada yang mengatur. Kita bebas melakukan hal apa saja. Mulai dari minum, dunia malam, sampai sex bebas. Sekarang tinggal gimana kita menyikapi itu semua. Apakah akan ikut kebawa hal tersebut, atau mau bersikap tidak manja, terus berproses dan menjadi dewasa di sini. Itu pilihan.. πŸ˜€

      Jadi, intinya kalau kamu memang niat kuliah di sini, gak usah khawatir, terusin aja. Insya Allah selama berusaha pasti bisa kok.. Susah pasti, masalah banyak, tapi bukan berarti kita harus kabur khan? Karena masalah pasti tetep akan ada di mana aja.. πŸ˜€

      Smangat!!! πŸ˜€

      • Pieter

        Hallo bang Wahid,
        sy setuju , semuanya tergantung pilihan kita mau kemana,
        awalx anak kamipun keder mendengarkan ini dan itulah, tapi nyatanya tdk separah yg kami dengar, buktinya byk juga yg ke Jerman menuntut ilmu.
        Yg terpenting dipersiapkan bahasa Jerman, otak yg jernih dan mental, selebihnya tinggal penyesuaian, anak sy mulai terbiasa dan skrg lg nunggu apply fak.kedok-nya, sekalian nanya klo nilai 1,6 sdh aman nggak yah ?, trims,

        • wahidyankf

          Halo Pak Pieter..

          Iyah pak.. Sepakat banget.. Terutama mental jadi masalah utama.. πŸ˜€ Nah, saya gak begitu tau tuh pak tentang 1.6 sudah aman atau belum, karena saya belum pernah studkol di sini.. Jadi gak ada gambaran.. πŸ™ Tapi yang jelas sih 1.6 sudah termasuk bagus (banget). πŸ˜€

          Semoga urusan anak bapak dilancarkan. πŸ˜€

  • claudyakapitsa

    waaah, ka thanks bgt ya jawabannya bagus nusuk jd buat berpikir jg semua masalah ada dimana-mana jd ga perlu takut..
    thankyou bgt ka, ak lg bnr2 ngambang mw jd kursus ato ga, disana mau ambil jurusan apa lg bener2 goyah setelah baca jd semngat.. hehe
    ka aku bingung gmn milih jurusan yg sesuai terus cari uninya informasi2nya masih bingung. setiap ak buka webnya ak kirim email ga pernah di bls, minta bantuannya ya ka πŸ™‚
    oh ya klo bleh tau kaka ambil jurusan apa ya? trimsss πŸ˜€

    • wahidyankf

      Halo Claudyakapitsa..

      Coba kamu buka website daad, dan uni yang kamu pengenin. Di sana ada infonya. Kalau untuk masalah jurusan apa yang sebaiknya diambil, saran saya kamu ikuti apa yang menjadi kesenangan kamu.. πŸ™‚

    • wahidyankf

      Oia, saya ambil master jurusan Electrical System Engineering di UniversitΓ€t Paderborn.

  • Muhammad gailan tzaqafi

    Ka, untuk blocked account senilai 8050euro itu di bayar setiap tahun nya segitu atau bagaimana? Terimakasih

  • Yusuf

    Mas, saya mau nanya nih kira kira murahan dan bagusan pake agen atau ngurus sendiri semua ? makasih mas.

    • wahidyankf

      Kalau saya lebih suka ngurus sendiri. Simpel aja alasannya. Kalau kita gak bisa ngurus semuanya sendiri sedari di Indo, besar kemungkinan kita akan kaget ketika sampai di sini. πŸ™‚

  • Yusuf

    oh iya mau nanya lagi nih mas hehe kira kira berapa lama ya mas dari pertama sampai di jerman sampai kita bisa part time mas trus kemungkinan bisa part time nya besar ndak mas ? makasih lg πŸ˜€

  • Amaar

    saya mau s1 di jerman, skrg udah kls 3 nih, tp karena biayanya cukup meanantang, mungkin ga sih kita ga usah minta kiriman uang misal dr ortu untuk hidup di jerman, cukup mengandalkan deposit (untuk setahun pertama) sama part-timing untuk selanjutnya ketika udah kuliah?

    • wahidyankf

      Kalau untuk S1 saya tidak bisa menjamin. Karena kamu harus studkol dulu di tahun pertama. πŸ™

      • Amaar

        saya punya strategi nih kak, jadi kan 8040 euro itu setelah saya baca2 disini bisa untuk biaya hidup setahun lebih, trus nanya di psot kak rara kira2 pengeluaran dia selama studkol itu sekitar 550 euro pro monat, kalo dikaliin setahun kan cukup tuh 8040 euro? malah masih ada sisa, nah abis itu kan kuliah, di kuliah kita udah bisa part time kan? jadi menurut saya dengan biaya 8040 euro tuh bukannya udah cukup ya?

        semuanya dengan asumsi kita aufnahmetest 1x lansung diterima di studkol, dan FSP sekali juga langsung diterima di uni, kalo rada ga mulus kan 8040 euro masih ada sisanya jadi cukuplah menalangi biaya hidup selama kita nganggur, dan belum dihitung kesempatan part time yang ada di libur semester tuh…

        gimana menurut kak yoka? biarpun kak yoka gak studkol tp udah tau lah keadaan disana ya? hehehe kalo ada faktor2 x yang miss bisa dong dijelasin ke saya biar planning saya bisa “mateng” kak, abisnya pertimbangan ane kalo mau kuliah di jerman ini ada di biaya… danke

        • wahidyankf

          Halo Amaar..

          Permasalahannya adalah, apakah kamu cukup yakin kalau habis masuk kamu bisa langsung dapet kerja? Karena ini tergantung banget sama rejeki.. Jangan lupa juga kamu butuh deposit untuk perpanjangan visa. Jadi, kalau saran saya. Kalau kamu mau S1 ke sini dengan uang yang benar-benar pas 8040 euro, saya rasa itu sangat beresiko.

          Kalau saya boleh simpulkan dari pengalaman saya sejauh ini, uang yang harus kamu sediakan untuk aman adalah uang untuk masa persiapan (yang ini relatif berapa lama persiapan kamu) + uang untuk hidup 1 tahun setelah kamu masuk uni (asumsi kamu dalam waktu 1 tahun bisa dapet kerja. Di mana uang untuk hidup satu tahun di uni itu = uang semesteran (2 x 250 euro) + uang bulanan (12 x 500 euro) + uang kaution (+/- 600 euro).

          Total = Uang Masa persiapan + Uang tiket + 7100 euro.

          *saya hidup nyaman dengan 500 euro per bulan, tapi itu pun karena bisa dapet wohnung yang murah (200 wohnung, 50 cicilan + bulanan hape, 78 asuransi, 150 makan dan harian, 22 dll).

        • Pieter

          Hallo bang Wahid dan Amaar,
          sekedar tambahan part-time ato full-time di Jerman ada aturannya tuh, ndak bisa lebih 20 jam/minggu ato 90 hari utk full-time, ato 180 hari utk half-time, kecuali ada majikan yg BERANI neko2, tp info anakku bhw mereka org Jerman hampir semua taat aturan sih, semoga bermanfaat………., Oh yah.. ada yg pernah sy baca utk yg ambil kedokteran jgn berpikir ada waktu luang utk part-time, tertulis ” Jangankan berpikir utk P-T, tdk P-T sj waktu ndak cukup” ….hehehe, yah semua tergantung personalnya.

          • wahidyankf

            Halo Pak Pieter.

            Thx untuk tambahan infonya. πŸ˜€

  • Amaar

    aduh kebiasan di kaskus pake ane gan ane gan -_-

  • Admin disini ada yg masih kelas 11 dan mau lanjutin study ke jerman setelah lulus sma gak? Pengen nyari temen .-.

  • sama seperti Amaar diatas kak, pingin lanjut skolah S1 cuma masih terkendala biayanya. aku dengar katanya slama waktu studkol, boleh PT tapi hanya waktu liburan saja, benarkah kak? sekarang aku memasuki semester 2 kelas 3, rencana ke Jermannya baru kepikir beberapa hari belakangan. sempat terpikir awal kelas 3, namun udah tertimbun kesibukan dan baru pingin lagi sekarang. kayanya ngga sempet ya selesaikan goethe sampe B1 juga untuk enroll wintersemester 2014? πŸ™
    kak, saya mau nanya skalian tentang enrollment di studkol. apa studkol juga buka enrollment di sommersemester? krn uni yang aku incar ini hanya buka pendaftaran untuk undergrad di fall semester, dan studkol harus daftar melalui uni. aku sih nggak apa, namun ada beberapa yg menyayangkan kalo harus buang waktu setahun lagi krn persiapan bahasa & dana yang kurang matang.
    thanks πŸ™‚

    • wahidyankf

      1. Yup

      2. entahlah.

      3. silakan lihat studkolnya.

  • Pieter

    Hallo Caroline, Amaar, dan adik2 yg lain,
    1. spt ulasan diatas oleh Kak Wahid, bhw tdk semua urusan berjln lancar contohnya setelah stk tdk sll langsung dpt kerja P-T dll , dan semuanya ada aturannya disana, coba hitung sendiri utk P-T
    € 8-10/ jam, ato €400 – € 1300/ bln ( pada umumnya hanya € 500an/ bln) silahkan hitung sendiri apakah cukup utk setahun klo sesuai aturan ? ( itupun tergantung kotanya )
    2. Info dari anakku, tdk semua univ buka fakultasnya utk sommer tp hampir semuanya buka utk winter dan hampir semua studkol buka utk winter maupun sommer. contoh anakku studkol M-Kurs di Greifswald dan 9 Jan 2014 ini sdh dpt ijazah studkol, apabila dia memilih univ Greifswald fak Medizine mk dia harus tunggu sampai okt (winter) krn univ G-walds tdk buka medizine utk sommer (april), tp dia bisa memilih univ yg ada buka utk sommer cth univ Berlin, univ Cologne, dan bbrp univ lagi, semuax tergantung univ dan studkol pilihan anda.
    Hanya sbg info dari anakku jmlh murid yg test studkol saat bln nop-jan (150an peserta) lebih sedikit dibanding yg test bln juni-juli (hampir 400an), hehehe silahkan atur strategi anda.
    SARAN sy, utamakan lulus setiap test ( Studkol, dll) drpd pikirin kerja, ( minimal utk 2 thn pertama spt kata Kak Wahid ) krn gagal masuk studkol/univ mk biayanya membengkak krn tdk bisa menikmati fasilitas pelajar, dari wohnung, transportasi, sampe mknan.
    selamat berjuang.
    sorry Bang Wahid, kepanjangan, hehehehehe.

    • wahidyankf

      Terima kasih Pak Pieter untuk bantuannya.. πŸ˜€

  • anthony

    Kalau kita bisa secara konsisten bekerja part time setiap bulan dalam satu tahun ?? apa itu berarti kita bisa dibilang ambil 100 juta kembali , dan kita hanya mengeluarkan kira2 32.800.000??

  • anthony

    sorry pertanyaan yang barusan telah terjawab diatas, rpanya terlalu beresiko sekali kalau hanya mengandalkan 100 juta untuk kuliah disana.. tapi masih untung karena cari kerja part time dsana tidak sulit ..
    Hanya sayangnya studienkolleg itu begitu makan waktu sekali, apa bisa tanpa studienkolleg?
    Terus kalau ditotalin dalam kuliah 4 setengah tahun, kira2 total biaya yang bisa dikeluarkan itu berapa??

    • wahidyankf

      Just do the math. πŸ™‚

    • Pieter

      Coba baca artikel Kak Wahid dan tanya-jawab dari awal, jangan sepotong2, lagian sudut pandang Kak Wahid dkk tujuannya kuliah bukan mencari kerja, semuanya bisa saja bahkan ada yg selesaikan kuliahnya dgn membeli sebuah apartemen di Jerman, wah dia SUPERMAN, mungkin tdk lebih 1-2 org, ( maaf tdk membanggakan diri) anak sy sewkt sma angkanya 8,5-9,8 , sewkt stk ini angkanya cuma 1,6 dan sdh jungkir balik belajarnya, rupanya byk yg hrs diatasi, cultur budaya, cuaca, mknan, dll, dan ingat banyak org jenius disana, termasuk Kak Wahid dkk, hehehe……….salam tahun baru………

      • wahidyankf

        Sepakat pak. πŸ˜€ Tapi pak, saya bukan jenius kok. Cuman orang biasa doang. haha.

    • Pieter

      Pendidikan dasar Indonesia 12 thn dan mereka 13 thn, mk harus penyetaraan di studkol, biasanya 2 semester, sbg info yg ikut test studkol Greifswald ( jan 2013 ) saat anakku 150an peserta ( dari seluruh dunia yg masih memerlukan penyetaraan ) yg lulus HANYA 16 org, dr yg 16 org ini setelah 2 semester di studkol, hanya 5 org yg ikut ujian FSP sejenis UANnya Indo, (maaf yg berikut sy kurang jelas – KATANYA setelah FSP tdk bisa mengulang ), coba bayangkan klo angka kurang bagus bgmn bisa leluasa milih univ? Mknya yg lain mengulang lagi 1 semester, krn nilai FSP utk apply univ.
      Sy tdk bermaksud mematahkan semangat adik2 utk kuliah di Jerman, ( dimanapun juga termasuk di Indo ) hanya ingin memberitahu bhw ke Jerman harus benar2 SERIUS, krn pengorbanan sangat besar ; uang, keluarga, waktu, dll, TAPI klo serius semuanya pasti ada jalan dan jgn lupa berDoa…….,Amin .

  • Pieter

    Utk sekarang uang jaminan sebaiknya ditulis uang sekitar € 8,100 (biasanya berkisar €8040-8100) tergantung pemerintah Jerman, silahkan kurs ke Rupiah brp ?

    • wahidyankf

      Halo Pak Pieter, terima kasih untuk masukannya, sudah saya update artikelnya. πŸ˜€

  • Pieter

    Tq, info secara lisan, mungkin pen-info salah ingat kali,

  • faisal

    maaf kak, saya kok masih bingung. saya sekarang masih sma kelas 1,tapi saya pengin s1 di jerman. Berarti saya harus nyediain seperti yang disampein diatas atau gimana. Padahal sayakan harus studkol tapi saya pengin studkol di jerman.kan kurang lebih setahun.jadi uang saya udah habis buat makan pas studkol.nanti pas di univ saya makan apa?.apa saya harus nyediain € 8,100 lagi buat makan ? apa bisa part time ato gimana? ortu saya bukan org kaya.maaf pertanyaan saya terlalu banyak mungkin sbenarnya udah di jawab di judul yang lain tapi saya nggak nemuin.truss kalo pengalaman kakak2 yg kasusnya seperti saya gimana?.

  • Anwar Annas

    Maaf pak jika mengajak keluarga (istri dan anak) apakah keluarga harus menyerahkan uang jaminan juga??